JawaPos Radar

Bawaslu dan Polda Riau Akan Gelar Operasi Politik Uang

28/04/2018, 10:59 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Pilgub Riau 2018
Ilustrasi. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau akan menggelar operasi bersama Polda Riau. Tujuannya mencegah terjadinya money politic atau politik uang pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau 2018.

Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan mengatakan, pihaknya sudah merencanakan itu sebelumnya dan akan segera direalisasikan. "Operasi itu sudah kami rencanakan. Nanti kami akan melakukan MoU dengan Polda Riau terkait operasi tersebut," ungkap Rusidi, Sabtu (28/4).

Jika nanti penandatanganan nota kesepahaman telah dilakukan, Bawaslu berharap setiap polsek dan panwascam maupun polres dengan panwas kabupaten dapat bersinergi.

"Target kami di semua Polsek ada razia politik uang. Ini upaya Bawaslu menekan dan antisipasi politik uang jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau," ujarnya.

Terlebih lagi penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 bertepatan dengan bulan Ramadhan. Hal ini tentunya rentan digunakan bagi sebagian oknum untuk memanfaatkan kegiatan keagamaan.

"Sering kali politik uang ini dibingkai dengan kegiatan keagamaan. Seperti buka puasa bersama, zakat, sedekah dan bantuan. Yang jelas bantuan rumah ibadah, bantuan majelis masuk indikasi politik uang," sebutnya.

Meski demikian, Rusidi menuturkan kalau sejauh ini pihaknya belum menemukan indikasi politik uang seperti yang dikhawatirkan. "Sampai hari ini kami belum satu pun menemukan kasus yang sifatnya terbukti adanya politik uang. Kami apresiasi pasangan calon dan tim yang masih komitmen dan patuh terhadap tahapan kampanye," ucap Rusidi.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up