alexametrics

SBY: Setelah Pakde Harus Budhe Khofifah

28 Februari 2018, 04:00:42 WIB

JawaPos.com – Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus bergeriliya ke wilayah Mataraman untuk memenangkan pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

Kali ini, SBY bersama Ani Yudhoyono dan putranya Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyapa para pendekar dan sahabat sahabatnya yang ada di Mataraman. Pertemuan itu berlangsung di Madiun, Selasa (27/02). Di hadapan para pendekar, Presiden RI keenam itu mengajak masyarakat Madiun untuk ikut berjuang memenangkan paslon nomor urut 1 itu.

“Jadi saya berpesan nanti ketika Pemilihan jangan lupa coblos Budhe Khofifah dan Mas Emi. Ingat ya, setelah Pakde harus Budhe Khofifah,” kata SBY sambil tersenyum di hadapan Khofifah.

SBY
Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bergeriliya ke wilayah Mataraman untuk memenangkan Khofifah di Pilgub Jatim, Selasa (27/2). (dok.Khofifah-Emil)

SBY meyakini, sosok Khofifah bakal mampu meneruskan program Gubernut Jatim saat ini, Soekarwo. Bahkan, lanjutnya, dengan pengalaman yang dimiliki, Ketua Umum Muslimat NU mampu membawa Jawa Timur lebih baik.

“Budhe Khofifah sosok yang berhasil membawa kebaikan bagi anggota Muslimat NU, maka bila kita dukung mengantikan Pakde Karwo maka saya yakin akan bisa membawa Jatim lebih baik lagi dari sekarang yamg sudah baik dikerjakan Pakde Karwo,” tuturnya.

Menurut SBY, sosok seorang pemimpin itu harus memenuhi beberapa hal yakni sabar, tegar dan ikhtiar. Sikap demikian sudah dimiliki oleh Khofifah.

“Yang penting cinta rakyat yang harus dikedepankan. Dengan mencintai rakyat maka kesejahteraan rakyat akan meningkat. Apa yang sudah ada dilanjutkan apa yang  kurang di tingkatkan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, pasangan calon Gubernur dan calon wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 ini maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 dengan dukungan 7 partai politik. Yakni, partai Demokrat (13 kursi), partai Golkar (11 kursi), Partai Amanat Nasional (7 Kursi), PPP (5 kursi), partai NasDem (4 kursi), dan partai Hanura (2 kursi).

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
SBY:  Setelah Pakde Harus Budhe Khofifah