alexametrics

Diusir Bawaslu, KPU Sebut Keterangan Ahli Tidak Netral

28 Februari 2018, 22:36:49 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) langsung memberikan klarifikasi terkait kejadian pengusiran oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut saat Musyawarah sengketa pemilihan dengan pemohon pihak JR Saragih, Rabu (28/2) di Kantor Bawaslu Sumut.

Komisioner KPU Sumut Benget Silitonga mengatakan, begitu keberatan dengan pengusiran itu. Bawaslu dianggap terlalu arogan dengan cara mengusirnya.

“Sejak awal, pemeriksaan dikatakan sampai tanggal 27. Tapi hari ini Bawaslu menghadirkan saksi ahli. Karena itikad baik kami hadir mendengar dari awal. Namun saksi ahli yang dihadirkan oleh Bawaslu adalah saksi fakta yang justru membedah kasus. Yang menurut kita itu sudah selesai pemeriksaan,” kata Benget, Rabu (28/2).

Benget juga kecewa dengan Bawaslu Sumut yang mencecar pertanyaan tentang fakta persidangan. Benget begitu keberatan.

“Ini kan judulnya musyawarah sengketa. Saya hanya keberatan disuruh keluar,” ungkapnya.

Benget sudah mempertanyakan kenapa Majelis mengusirnya. Namun permintaan Benget tidak diterima oleh majelis. Selain Benget, anggota KPU lainnya juga ikut keluar.

“Fakta persidangan kan sudah dipaparkan kemarin. Kenapa ini ada lagi. Kalau Bawaslu ingin mendengarnya internal, ya internal saja. Jangan undang kami,” ujarnya.

Benget juga menilai, keterangan yang disampaikan saksi ahli tidak netral. Pihaknya juga belum memastikan akan hadir pada putusan yang akan digelar pada Sabtu (3/3).

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Diusir Bawaslu, KPU Sebut Keterangan Ahli Tidak Netral