alexametrics

Tampung Uneg-uneg Warga Jatim, Khofifah Siapkan Rumah Aspirasi

Juga Bisa Lewat Aplikasi Android
28 Januari 2018, 14:21:34 WIB

JawaPos.com — Bakal calon Gubernur Jatim (Bacagub) Khofifah Indar Parawansa bakal mendirikan  rumah aspirasi bagi warga Jatim. Sehingga uneg-uneg warga Jatim bisa tertampung dan dicarikan solusinya bersama. Menariknya, selain dalam bentuk fisik, rumah aspirasi itu juga dalam bentuk aplikasi yang dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store. Sehingga bagi warga jatim yang berada di luar jatim bisa menyampaikan uneg-unegnya lewat aplikasi Android.

Rumah aspirasi itu sendiri bakal diluncurkan pada 14 Februari mendatang. Untuk rumah aspirasi secara fisik tempat di kawasan Jalan Diponegoro, Surabaya. Sedangkan dalam bentuk aplikasi di Android, akan diluncurkan bersamaan peresmian rumah aspirasi fisik.

Khofifah mengatakan, bangunan fisik rumah aspirasi tersebut dapat dimanfaatkan warga Jawa Timur untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung. Penyampaiannya akan difasilitasi melalui forum group discussion.

Sedangkan aplikasinya, akan dimanfaatkan sebagai alternatif penyaluran semua aspirasi masyarakat yang tidak berada di Jawa Timur. Misalnya, aspirasi atau ide dari masyarakat luar Jawa Timur yang di luar Jatim baik di dalam negeri, maupun di luar negeri.

“Warga Jatim yang di luar negeri pun bisa (menyampaikan aspirasinya). Tapi, kami ini rumah aspirasi warga jatim, bukan posko pemenangan,” kata Khofifah saat ditemui wartawan di acara pertemuan majelis muslimat NU cabang Rungkut, Minggu (28/1).

Soal aspirasi yang akan ditampung, Khofifah mengaku tidak akan ada pembatasan. Hanya, dia berharap aspirasi yang disampaikan adalah pemikiran yang orisinil demi kepentingan pembangunan di Jawa Timur.

“Aspirasi dapat berasal dari semua lapisan masyarakat di pelbagai bidang. Sektor swasta maupun di pemerintahan dan BUMN,” terang Khofifah.

Dia mencontohkan, aspirasi masyarakat di Madura terkait upaya peningkatan produksi dan kualitas produk garam dari Madura. Termasuk soal daya saing dari aspek harga. Tak hanya soal produk garam, dia juga menyinggung soal pembangunan di kawasan nelayan.

Juga soal pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di bidang emas dan perak. Menurutnya, UMKM di bidang tersebut sudah mendominasi sektor perindustrian Jawa Timur. Hanya perlu pengembangan lebib lanjut sehingga pasar ekspor dapat diperluas. “Kalau istilah saya itu navigasi program. Jadi potensi startegis yang masih bisa dikembangkan itu yang kami sedang tekankan,” jelasnya.

Ket foto:

Editor : Soejatmiko

Reporter : (HDR/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Tampung Uneg-uneg Warga Jatim, Khofifah Siapkan Rumah Aspirasi