alexametrics
Kawal Desa Cerdas

Puti Adopsi Penerapan Teknologi Informasi di Banyuwangi

28 Januari 2018, 19:09:23 WIB

JawaPos.com – Bakal calon wakil gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno mengaku terkesima dengan penerapan pelayanan publik di desa di Banyuwangi yang sudah berbasis teknologi informasi.

Didampingi Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, cucu Presiden Soekarno ini sempat mengunjungi sejumlah lokasi dan melepas jalan sehat yang diikuti ribuan peserta, Minggu (28/1).

Puti, Anas, para pengurus partai koalisi, dan beragam kelompok relawan ikut jalan bareng di tengah kerumunan ribuan warga. Tak sedikit yang memanfaatkan untuk foto bersama. Jadinya, jalan sehat pun sempat tersendat karena kerumunan warga yang antre foto bersama.

Saat itu, Puti Soekarno mengatakan, dirinya telah membuktikan bahwa Banyuwangi sudah banyak berubah dan sekarang jauh lebih baik. Beragam inovasi Banyuwangi pun berpotensi diperluas di Jatim.

“Pariwisata terus meningkat, ekonomi rakyat makin baik, dan angka kemiskinan menurun di daerah ini. Kemarin saya cek sendiri bagaimana pelayanan publik di desa sudah berbasis teknologi informasi,” kata Puti kepada ribuan peserta jalan sehat.

Sementara itu, Bupati Azwar Anas baru saja datang dari menerima anugerah tertinggi pariwisata Asia Tenggara (ASEAN) yang diserahkan dalam forum ASEAN di Thailand. Sampai Banyuwangi, Anas langsung mengajak rombongan Puti bertemu sejumlah elemen masyarakat. Ia memperkenalkan Puti Soekarno kepada semua yang hadir.

“Mbak Puti ini cucu dari presiden pertama Indonesia, bapak bangsa kita, Bung Karno. Mbak Puti diberi tugas untuk maju menjadi Cawagub Jatim, mendampingi Gus Ipul (Calon Gubernur Saifullah Yusuf). Mohon doa restu agar beliau berdua bisa terpilih menjadi pimpinan baru di Jawa Timur,” kata Azwar Anas.

Puti menambahkan, bersama dengan pasangannya yakni Gus Ipul, dia sepakat ingin mengusung konsep desa cerdas. Menurutnya keistimewaan konsep desa cerdas yang diterapkan di Banyuwangi bukan hanya tentang kemudahan birokrasi. Tapi, pemanfaatan kemajuan teknologi. Terutama, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Sebelumnya, bakal calon gubernur (bacalon) gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan mempunyai beberapa gagasan soal pelayanan yang efisien agar tidak menjadi beban bagi masyarakat.

“Kami perlu melakukan ikhtiar konkret dalam rangka mengatasi tantangan. Salah satu program yang akan kami kembangkan adalah desa cerdas. Dimana pelayanan nanti semua terpusat di desa,” katanya, Jumat (26/1).

Gus Ipul menerangkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim sebenarnya memiliki Pusat Pelayanan Perijinan Terpadu (P2T), dan 288 perizinan di dinas-dinas sudah dipusatkan di satu kantor.

Mengurus apa saja sekarang bisa dilakukan dengan online. Namun, ini perlu ditingkatkan. Sehingga perizinan ke depan tidak perlu lagi ke Surabaya. “Kalau bisa nanti perizinan bisa dilakukan di desa. Memang kewenangannya tetap di gubernur. Tapi proses pelayanannya bisa di desa. Itulah namanya desa cerdas,” terang Gus Ipul.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : (HDR/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Puti Adopsi Penerapan Teknologi Informasi di Banyuwangi