alexametrics

Daerah Laksanakan Pilkada dengan Standar Covid-19

27 Juni 2020, 12:18:33 WIB

JawaPos.com –Pilkada serentak menjadi bahasan pada rapat koordinasi yang dihadiri Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Surabaya kemarin. Pada pertemuan tersebut, daerah yang akan menyelenggarakan pilkada menyatakan siap menerapkan standar protokol kesehatan.

Rapat koordinasi tersebut membahas dua hal. Yakni, penanganan Covid-19 di Surabaya Raya yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan pilkada yang dipimpin Menko Polhukam Mahfud MD. Saat pembahasan penanganan Covid-19, tiga kepala daerah di wilayah Surabaya Raya hadir. Yakni, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Gresik Sambari Halim, dan Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad. Pertemuan berlangsung tertutup.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, pada pertemuan tersebut setiap daerah memaparkan kondisi wilayahnya. Materi yang dipaparkan, antara lain, jumlah kasus positif, upaya menangkal virus Covid-19, serta beberapa hal lain. ’’Semua ini untuk kepentingan bersama menurunkan angka penyebaran virus di Surabaya Raya,’’ katanya.

Mengenai pilkada serentak tahun ini, yang seharusnya berlangsung Juli ditunda menjadi 9 Desember 2020. Semua daerah yang menggelar pilkada sanggup melaksanakan event tersebut. ’’Tentu dengan standar protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,’’ ungkapnya.

Mantan menteri sosial itu yakin pilkada tersebut berlangsung aman dan tertib. Standar protokol kesehatan juga dianggap tidak akan mengganggu proses tersebut. Dia juga berharap partisipasi masyarakat pada event itu tetap tinggi. ”Paling tidak, capaian angka partisipasi pada Pilpres 2019, yakni 80,90 persen, dipertahankan,’’ katanya.

Mahfud MD menambahkan, pembahasan pilkada sudah sering dilakukan. Pertemuan tersebut lebih bersifat mematangkan persiapan para penyelenggara. KPU dan perangkat pelaksana pilkada sudah paham. ”Dengan begitu, pilkada serentak bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan beberapa pesan dalam menyikapi kondisi yang sedang terjadi. Penanganan wabah Covid-19 sangat penting. Semua pihak harus saling berkoordinasi dan bekerja sama. ”Saya tekankan itu agar wabah ini segera teratasi,” ucap dia. Tito juga menyarankan Jawa Timur meniru Bali. Tokoh masyarakat dilibatkan secara maksimal. Langkah itu memberikan efek yang cukup kuat. Sebab, tokoh masyarakat memiliki kedekatan langsung dengan warga. ”Mereka bisa membantu menyosialisasikan pola pencegahan virus Covid-19,” ungkapnya.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : riq/c10/oni



Close Ads