alexametrics

Sapa Nelayan, Gus Ipul Janjikan Pangkas Birokrasi Perizinan

27 Februari 2018, 22:09:54 WIB

JawaPos.com – Calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengisi masa kampanye dengan blusukan ke kampung nelayan Tuban, Selasa (27/2). Bersama sang istri, Fatma Saifullah Yusuf, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengawalinya dengan menyapa para penjual ikan asap yang ada di sepanjang Jl Panglima Sudirman, Tuban.

Dia lalu masuk ke perkampungan nelayan dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palang. Di hadapan para nelayan, Gus Ipul menegaskan bahwa Pemerintah harus hadir dan memberikan kemudahan bagi nelayan.

Pria asal Pasuruan itu memaparkan, saat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengeluarkan kebijakan penundaan larangan alat tangkap ikan cantrang, maka Pemerintah Provinsi juga harus mendorong untuk mempermudah nelayan beralih menggunakan alat tangkap ikan yang lebih ramah lingkungan.

“Bu Menteri sudah menunda sampai nanti ada ketentuan lebih lanjut tetapi ke depan memang nelayan-nelayan yang selama ini menggunakan cantrang mulai didorong untuk melakukan transisi,” papar Gus Ipul.

Saat ini Pemprov Jawa Timur sudah membagikan beberapa alat tangkap pengganti untuk nelayan yang selama ini menggunakan cantrang. Meski begitu, masih perlu waktu untuk menyosialisasikan alat tangkap alternatif itu. Seperti di TPI Palang tersebut, 100 persen nelayannya masih menangkap dengan cantrang.

“Mereka menggantungkan penghasilannya kepada hasil tangkapannya. Kalau tiba-tiba ini dilarang mereka akan kehilangan pekerjaan dan mungkin dampaknya akan lebih serius,” tambahnya.

Gus Ipul juga berharap agar para nelayan mampu meningkatkan kesejahteraannya. Caranya, dengan tidak hanya menjual mentah tangkapan, namun harus diolah. Sementara untuk nelayan muda, diharapkan mereka mulai menggunakan teknologi dalam pekerjaannya. Semisal memproduksi inovasi hasil olahan berbahan baku ikan. Termasuk juga memanfaatkan media sosial untuk berpromosi.

Terkait perizinan, mantan Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal itu mengaku akan membuat skema birokrasi yang mudah dan ramah kepada mereka. Nelayan tidak perlu lagi repot-repot mengurus perizinan ke Pemprov di Surabaya. “Ketika terpilih nanti, masalah perizinan akan kami siapkan mobil dengan teknologi khusus yang mendatangi sentra-sentra perikanan. Cukup mengurusnya di tempat,” ujarnya.

Program kemudahan perizinan ini setidaknya tercermin dalam salah satu program yang disiapkan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno. Yakni program Desa Cemara (Desa Cerdas Maju dan Sejahtera). Di dalamnya, menjanjikan segala macam urusan birokrasi seperti perizinan, masyarakat tidak perlu datang ke kota lagi, cukup di desanya masing-masing.

Usai berdialog dengan para nelayan, Gus Ipul menunaikan salat Ashar di Masjid kompleks makam Sunan Bonang. Kunjungan ke Tuban kemudian diakhiri dengan mengunjungi dan berdialog di kawasan langganan banjir di desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (did/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Sapa Nelayan, Gus Ipul Janjikan Pangkas Birokrasi Perizinan