alexametrics

Bawaslu Jatim Tak Adil, Tim Hukum Khofifah-Emil lakukan Tabayyun

27 Februari 2018, 06:10:20 WIB

JawaPos.com – Tim hukum pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim, di Jalan Tanggulangin, Surabaya, Senin (16/2) petang.

Kedatangan mereka untuk mengklarifikasi terkait penertiban alat peraga kampanye (APK) Khofifah-Emil yang terpasang di wilayah pribadi.

Anggota tim hukum Khofifah-Emil Hadi Mulyo Utomo mengatakan, pihaknya telah banyak menerima laporan terkait pelepasan paksa APK Khofifah-Emil yang dipasangan di wilayah pribadi oleh Panwaskab maupun Panwascam.

Bawaslu Jatim Tak Adil, Tim Hukum Khofifah-Emil lakukan Tabayyun
Aggota tim hukum Khofifah-Emil, Hadi Mulyo Utomu (kanan) saat mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur, di Jalan Tanggulangin, Surabaya, Senin (16/2) petang. (Moh. Mukit/JawaPos.com)

Padahal, secara aturan pemasangan APK tersebut tidak dilarang karena masuk wilayah pibadi seperti pagar rumah, hingga pekarangan rumah.

“Sempat di daerah-daerah, kita mendapat pengaduan bahwa atribut atau APK yang dipasang di wilayah pribadi dipaksa untuk dilepas. Ini tentu akan menimbulkan kesimpangsiuran. Aturannya itu membatasi atau membolehkan, karena dalam aturan tidak ada larangan untuk seperti itu,” tegas Hadi seusai pertemuan, Senin (26/2).

Aduan tersebut, datang dari relawan maupun masyarakat umum yang mendukung paslon Khofifah-Emil. Seperti dari Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Banyuwangi. Hadi menilai, perlakuan tersebut sangat tidak adil, sebab dari pasangan calon lain masih banyak APK berupa billboard berdiri kokoh tanpa ada tindakan tegas dari Bawaslu.

“Standar perlakuan yang berbeda kepada paslon ini yang kita minta klarifikasi. Kalau kita lihat di kota Surabaya, banyak billboard sangat besar itu belum ada penertiban sama sekali. Misalnya di Jalan Kayon, Jalan Kenjeran kemudian titik strategis yang lain,” bebernya.

Oleh karena itu, lanjutnya, tim hukum paslon Khofifah-Emil agar segera bertindak dengan tegas atau membuat aturan baru agar pemasangan APK di wilayah privat itu jelas dasar hukumnya. Ia menegaskan, tim hukum Khofifah-Emil akan mengedepankan tabayyun ketimbang melaporkan itu sebagai bentuk pelanggaran kampanye.

“Kita minta klarifikasi dari Bawaslu untuk memberikan suatu pengaturan yang lebih tegas. Kita juga minta segera dibuatkan suatu regulasi atau kesepakan agar semarak antusiasme masyarakat terhadap partisipasi terhadap Pilgub ini tidak menurun,” pungkasya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Bawaslu Jatim Tak Adil, Tim Hukum Khofifah-Emil lakukan Tabayyun