JawaPos Radar

Bawaslu Jatim Segera Panggil Pejabat ASN yang Diduga Tak Netral

25/04/2018, 11:22 WIB | Editor: Soejatmiko
Bawaslu Jatim Segera Panggil Pejabat ASN yang Diduga Tak Netral
Foto dan komentar pejabat Pemprov Jatim yang diduga memberikan dukungan pada salah satu paslon Pilgub Jatim. (instagram/screenshoot/moh mukit/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan kepada Asisten II, Bidang Ekonomi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Fattah Jasin dan Kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Jawa Timur, Setiajid.

Upaya pemanggilan itu terkait dengan unggahan yang memuat foto Fattah Jasin bersama pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Sidoarjo KH. Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali) dan beberapa orang lainnya seraya mengacungkan salam dua jari di akun Instagram @ahmyamin. Kuat dugaan, foto tersebut sebagai bentuk ekspresi dukungan pada salah satu pasangan calon tertentu.

Sementara pemanggilan Setiajid, terkait komentarnya pada foto tersebut yang nadanya bernuansa dukungan para salah satu paslon yang maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

"ASN (Aparatur Sipil Negara) itu harus netral. Kemudian, jika akun media sosial dan lain sebagainya itu menimbulkan polemik dan terkesan tidak netral maka kami Bawaslu akan menindaklanjuti," tegas Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi kepada JawaPos.com, Rabu, (25/4).

Dijelaskan Aang, pihaknya akan seius mendalami dugaan ketidaknetralan dua ASN ini. Oleh karenanya, Bawaslu Jatim akan melakukan penelusuran akun yang memposting foto tersebut dan klarifikasi baik kepada Fattah Jasin maupun Setiajid. Jika terbukti tidak netral, Pihkanya akan mengeluarkan rekomendasi kepada Komisi ASN untuk memberikan sanksi.

"Apabila terbukti, kami rekomendasikan kepada instansi yang berwenang untuk menindaklanjuti itu. Komisi ASN yang bisa memberikan sanksi, baik berupa teguran tertulis atau pemberhentian tidak hormat," terangnya.

Tidak hanya itu, lanjut Aang, jika tindakan Fattah Jasin dan Setiajid ini benar-benar menguntungkan paslon tertentu. Maka, Bawaslu Jatim akan berkoordinasi demgan Gakkumdu yang melibatkan Kepolisian dan Kejaksaan untuk menetapkan sanksi pidananya

"Kalau keputusan nantinya merugikan atau menguntungkan paslon tertentu, maka ada konsekuensi pidana yang diberikan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, foto Fattah Jasin, Asisten II Bidang Ekonomi Provinsi Jawa Timur kedapapatan mengacungkan salam dua jari. Foto itu, diposting oleh akun @ahmyamin, pada Senin, (23/4) kemarin. Dalam foto tersebut, juga ada pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Sidoarjo KH. Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali) dan beberapa orang lainnya. Mereka terlihat kompak mengacungkan salam dua jari. Diketahui, Gus Ali sendiri merupakan kiai yang getol mendukung salah satu paslon tertentu.

"Silaturahmi selalu membawa berkah #disyukuri," begitu keterangan foto tersebut.

Kejadian menarik lainnya, juga ada akun @setiajit1961 yang diketahui milik Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jombang, Setiajid, ikut memberikan komentar pada foto tersebut. Nadanya pun bernuansa dukungan pada pasangan calon tertentu.

"Toooop menang mutlak," tulisnya di kolom komentar pada unggahan foto satu hati yang lalu ini.

Sebelumnya, Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, pihaknya telah melihat adanya indikasi sejumlah pejabat eselon II dan III di Pemprov Jatim terindikasi tidak netral di pilgub Jatim. Bahkan, Pakde Karwo, sarapan Soekarwo mengaku akan membentuk tim investigasi untuk menelusuri para pejabat yang telah menyatakan dukungan pada salah satu paslon tertentu itu. Hal ini juga berlaku ketika ASN itu berkomentar dan atau membuat status di akun media sosial (medsos).

(mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 25/04/2018, 11:22 WIB
Risma Sindir Khofifah 25/04/2018, 11:22 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 25/04/2018, 11:22 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 25/04/2018, 11:22 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 25/04/2018, 11:22 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 25/04/2018, 11:22 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 25/04/2018, 11:22 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 25/04/2018, 11:22 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 25/04/2018, 11:22 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 25/04/2018, 11:22 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 25/04/2018, 11:22 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 25/04/2018, 11:22 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 25/04/2018, 11:22 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 25/04/2018, 11:22 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 25/04/2018, 11:22 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 25/04/2018, 11:22 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 25/04/2018, 11:22 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 25/04/2018, 11:22 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 25/04/2018, 11:22 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 25/04/2018, 11:22 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 25/04/2018, 11:22 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 25/04/2018, 11:22 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 25/04/2018, 11:22 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 25/04/2018, 11:22 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 25/04/2018, 11:22 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 25/04/2018, 11:22 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 25/04/2018, 11:22 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 25/04/2018, 11:22 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 25/04/2018, 11:22 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up