alexametrics

Bantu Petani, Khofifah Siapkan Program Khusus untuk Industri Rumahan

25 April 2018, 20:35:39 WIB

JawaPos.com – Calon gubernur Jawa Timur nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa mengunjungi industri pengolahan salak di Desa Taman Ayu, Pronojiwo, Lumajang, Rabu, (25/4). Dalam kunjungan ini, Khofifah melakukan dialog dengan petani sekaligus pemilik kebun, Winarno.

Bersama si empunya kebun, Khofifah sempat memetik langsung buah salak dari pohonnya dan mencicipi. Sambil berjalan keliling kebun salak, Khofifah menanyakan apa kendala Winarno selama 16 tahun menjadi pengusaha salak. Menurutnya, pemasaran produk masih menjadi kendalanya selama ini.

“Kendalanya apa selama ini?” tanya mantan Menteri Sosial (Mensos) Periode 2014-2018 ini. “Pemasaran Bu,” tutur Winarno

Khofifah Indar Parawansa
Khofifah bersama sejumlah petani tengah mengupas buah salak untuk diolah menjadi beragam makanan (dok. Timses Media Khofifah-Emil)

Usai puas berkeliling kebun salak, Khofifah diajak untuk melihat langsung proses pengolahan salak menjadi produk jadi. Produk olahan salak yang dijual Winarno antara lain kripik, kopi dan minuman rasa buah. Khofifah pun merasa terkesan dengan apa yang dibuat oleh Winarno.

Setelah puas berkeliling, Khofifah mengatakan bila produk jadi memang diperlukan sentuhan khusus dibandingkan menjual langsung buah. Sebab, dari produk jadi tersebut bisa memberi nilai tambah.

“Pengolahan akan memberi nilai tambah yang lebih signifikan. Packaging menjadi penting. Karena kadang orang beli bukan karena isi tapi karena packaging. Kemudian hilirnya bagian pemasaran. Jadi, kalau petik, olah, kemas, jual, bila berseiring dalam sebuah siklus yang win-win maka petani salah akan menikmati nilai tambah yang lebih tinggi,” kata Khofifah

Oleh karenanya, Khofifah bersama pasangannya, Emil Elestianto Dardak telah menyiapkan berbagai program khusus yang dapat membantu petani sekaligus pemilik kebun seperti Winarno dalam hal pemasaran produknya. Seperti dibentuk Pusat Informasi Super Koridor yang akan dibangun di lima titik Bakorwil di Jatim.

“Kita akan siapkan Pusat Informasi Super Koridor untuk pemasaran. Tujuannya, supaya menjadi jembatan untuk mendapatkan pembeli. Nantinya, Pemerintah Provinsi juga akan menyiapkan operator,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Bantu Petani, Khofifah Siapkan Program Khusus untuk Industri Rumahan