alexametrics

Sihar Akan Datangkan Ahli Pertanian Jika Terpilih Untuk Atasi Masalah

25 Maret 2018, 18:22:41 WIB

JawaPos.com – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus akan mendatangkan ahli untuk mengatasi permasalahan pertanian. Hal itu dilakukannya menyusul keluhan petani Kabupaten Simalungun yang selama ini merasa kurang pendampingan untuk mengembangkan sektor pertanian.

Selain ahli, Djarot dan Sihar akan membuat sistem pengawasan pupuk bersubsidi. Untuk pengembangan sektor pertanian, akan dibangun kerja sama dengan pihak pemerintah kabupaten. Contohnya, untuk pembuatan irigasi di bawah seribu hektare harus ditangani kabupaten, termasuk pembuatan kelompok taninya. Sedangkan untuk pembuatan irigasi di atasnya harus dikerjakan provinsi.

“Karena itu, semua kendala yang kita hadapi saat ini harus dapat kita atasi secara bersama sama dan bertahap,” kata Shar dari keterangan tertulis yang diterima pada Minggu (25/3).

Sebelumnya, para petani di Kabupaten Simalungun mengeluh kepada Sihar tentang nasib mereka selama ini. Sampai saat ini, mereka sangat minim pendampingan dalam pengelolaan lahan dan produksi. Keluhan petani di kawasan Simalungun umumnya sama, yaitu kendala dalam memperoleh pupuk dan anjloknya harga.

“Termasuk masalah irigasi yang sampai saat ini belum maksimal. Kita berharap Sihar yang maju mendampingi Djarot Saiful Hidayat memberikan perhatian serius untuk hal ini,” ujar seorang petani Gibson Manurung.

Dia berharap, Sihar nantinya serius membenahi pertanian secara menyeluruh. Baik pertanian di dataran tinggi maupun pertanian di dataran rendah.

“Contohnya di kecamatan kami yang sudah mulai mengelola kebun jeruk. Namun ada kendala besar, yakni hama buah. Jadi harus ada solusi. Dan itu harus dari pemerintah,” katanya.

Senada dengannya, Bernad Sianturi juga mengeluhkan hal yang sama. Khususnya dalam pengelolaan tanaman ataupun perawatan yang kerap tidak dapat memberikan hasil yang maksimal. Pasalnya saat ini petani terkendala memperoleh pupuk bersubsidi. Selain itu, harga gabah juga relatif tidak stabil sehingga berdampak pada minimnya pendapatan warga.

“Kalau kami ditanya Pak, lebih baik pupuk bersubsidi dihapuskan. Tetapi beras yang kami jual disubsidi. Sehingga harga jual kami stabil,” pungkasnya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Sihar Akan Datangkan Ahli Pertanian Jika Terpilih Untuk Atasi Masalah