alexametrics

Masalah Limbah di Garut, Deddy Mizwar Sarankan IPAL Dipindahkan

25 Maret 2018, 13:23:25 WIB

JawaPos.com – Hasil pengolahan produksi tekstil kulit Garut masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemerintah Daerah. Karena, Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) belum terkelola dengan baik. Hal itu diungkapkan Calon Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar saat berkunjung ke Kabupaten Garut, Sabtu (24/3).

Pria yang kerap disapa Demiz ini mengatakan, Kabupaten Garut memiliki produk tekstil kulit Garut ternama dan diminati pasar. Saat ini, komoditas andalan Garut tidak memiliki persoalan dengan upaya pemasaran. Namun, kata dia persoalannya ada satu, yakni terkait limbah di Sukaregang.

“Persoalan limbahnya yang belum selesai karena posisinya di tengah kota kan. Jadi memang ada juga IPAL-nya tapi belum berjalan baik,” kata Demiz di Garut, Sabtu (24/3).

Wakil Gubernur non aktif ini mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar hanya memiliki wewenang memberikan fasilitas IPAL agar dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dengan begitu, hadirnya IPAL tidak akan atau tanpa merusak tata perkotaan.

“Kewenangan ada di Kabupaten, kita hanya membantu fasilitas pengelolaan IPAL nya, tapi gak berjalan juga,” ungkapnya.

Kabupaten Garut kini memiliki industri tektil kulit yang cukup banyak. Sehingga IPAL pun harus diperbaiki baik kapsitas maupun kualitasnya.
Sehingga, kata Cagub nomor 4, luasan IPAL itu sudah tidak memadai karena dibiarkan terus tumbuh.

Maka Demiz mengusulkan dipindahkannya IPAL itu ke kawasan baru. “Dipindahkan, agar bisa ditata dengan baik,” pungkasnya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (ona/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Masalah Limbah di Garut, Deddy Mizwar Sarankan IPAL Dipindahkan