alexametrics

Guru Sekolah Edy Bangga Muridnya Bangun Kampung Halaman

25 Maret 2018, 17:47:37 WIB

JawaPos.com – Guru-guru yang pernah mendidik Edy Rahmayadi saat mengenyam pendidikan di SMA N 1 Kota Medan merasa bangga karena mantan muridnya maju sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut). Para guru dan Keluarga Besar Alumni SMANSA Medan juga ikut mendukungnya maju bersama Musa Rajekshah (Ijeck).

Habeahan Wali Kelas Edy Rahmayadi dulu mengungkapkan, dirinya bangga karena Edy rela melepas karir militernya demi membangun kampung halamannya. Alumni SMA Negeri I (SMANSA) Medan dan beberapa guru juga baru berkumpul dengan Edy, Sabtu (24/3).

“Ya tentu saya sangat bangga dengan Edy. Apalagi saya pernah jadi Wali kelasnya saat dia kelas I. Tapi memang sejak SMA sudah terlihat figur seorang pemimpin dari Edy. Dia sudah menjadi teladan bagi teman-temannya,” ujar Habeahan dari keterangan tertulis yang diterima pada Minggu (25/3).

K Pandiangan, guru yang juga pernah mendidik Edy berharap, agar EDY Rahmayadi – Musa Rajekshah (ERAMAS) bisa memenangkan perebutan kursi Sumut I Juni mendatang. “Sebagai orangtua dan guru tentu kita akan mendukung dan mendoakan murid-murid sukses. Apalagi kita tahu Edy Rahmayadi memiliki tugas mulia menjadi seorang calon gubernur meskipun harus korbankan jabatan yang dia punya untuk menjadikan Sumut Bermartabat. Semoga Tuhan memberkati cita-cita beliau,” ujar Pandiangan.

Sebelumnya Edy Rahmayadi mengaku bangga dengan dukungan dan doa yang ditunjukan rekan-rekan sesama alumni di SMAN 1 Medan. Apalagi dirinya bisa menyaksikan kehadiran para guru yang berjasa kepada para siswa di SMAN 1 Medan.

“Saya senang guru-guru saya yang paling rajin bisa hadir di sini. Karena beliau-beliau inilah kita bisa seperti sekarang ini. Saya juga bangga dengan rekan-rekan alumni SMAN 1 Medan, rupanya saya tak sendiri di sini,” ujar Edy yang merupakan alumni angkatan 1979.

Dikatakan Edy bahwa, dukungan dan doa dari rekan-rekan alumni SMAN 1 Medan merupakan modal serta tambahan semangat bagi dirinya untuk mewujudkan Sumut Bermartabat. Sebagai sesama alumni yang terikat dalam ikatan almamater, Edy pun menilai bahwa suatu kewajaran jika para alumni SMAN 1 Medan mendukung dirinya pada pemilihan gubernur dan wakil Gubernur pada Juni 2018 mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Edy mengatakan kalau dirinya tidak sedang berkampanye melainkan sedang berdiskusi dalam sebuah keluarga yang di dalamnya ada abang, adek, kakak dan orangtua.

“Saya sedang pulang kampung sangat wajar saya pulang ke Sumut, bukan ke Jatim. Karena kampung besar saya memang di sini. Saya yang minta pensiun agar saya bisa bersama abang-abang saya, kakak-kakak saya, adik-adik saya semua membangun Sumut yang bermartabat,” tegas pria kelahiran Sabang itu.

Edy terpaksa mengubur impiannya dalam-dalam meraih pangkat tertinggi sebagai jenderal bintang empat hanya karena prihatin dengan kondisi Sumut yang wibawanya semakin hilang.

Sejumlah kasus korupsi yang menyeret Gubernur Sumut dan anggota dewan merupakan salah satu puncak dari merosotnya wibawa Sumut di mata masyarakat Indonesia. Kondisi ini semakin diperburuk lagi dengan tingkat kesejahteraan dan kenyaman hidup masyarakat Sumut yang semakin memprihatinkan.

Sementara itu Ketua Tim Relawan Eramas SMAN 1 Medan Khairul Oyong mengatakan bahwa, para alumni siap memberikan dukungan untuk memenangkan Eramas. Sebagai keluarga besar SMAN 1, sudah selayaknya mendukung Edy Rahmayadi.

“Banyak alasan kenapa kita mendukung Bang Edy. Salah satunya beliau merupakan keluarga besar alumni Smansa. Bang Edy itu asli putra daerah dan memiliki komitmen yang tinggi akan menjadikan Sumut bermartabat,” paparnya.

“Ini sudah beliau buktikan dengan beraninya beliau mengorbankan pangkat dan jabatannya. Ini patut kita apresiasi dan sewajarnya sebagai keluarga, alumni Smansa mendukung beliau. Moto kita Satu Bersatu untuk Nomor Satu menjadi Sumut Satu, Eramas,”tandasnya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Guru Sekolah Edy Bangga Muridnya Bangun Kampung Halaman