alexametrics

Sandi Yakin Gugatan BPN ke MK Didukung Penuh oleh Masyarakat

24 Mei 2019, 17:21:24 WIB

JawaPos.com – Menyusul ketidakpuasan atas hasil pilpres, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengajukan gugatan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum ke Mahkamah Konstitusi (MK). Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menegaskan, langkah ini ditempuh mewakili kekecewaan masyarakat terhadap pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu.

“Jadi, sangat sulit untuk mengatakan bahwa pemilu kita sudah berjalan dengan baik, jujur dan adil,” ujar pria yang akrab disapa Sandi itu dalam konferensi pers di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (24/5).

Dalam penyampaian pidato ini, Sandiaga ditemani oleh Direktur Media dan Komunikasi BPN, Hashim Djojohadikusumo. Hashim yang merupakan adik kandung sang capres, Prabowo Subianto itu, telah ditunjuk sebagai penanggung jawab tim hukum.

Sandi menambahkan, banyak ketidakadilan dalam pelaksanaan pilpres 2019. Hal itu ia ketahui berdasarkan dari laporan masyarakat.

‎”Rakyat Indonesia, masyarakat kita luar biasa hebat. Mereka ingin mengambil peran dan menjadi bagian dalam menentukan nasib bangsa kita,” ungkapnya.

Sandi mengklaim, rakyat Indonesia menyambut baik gugatan yang diajukan oleh BPN Prabowo-Sandi. Pasalnya, kata Sandi, masyarakat ingin memperbaiki kesejahteraan mereka sehari-hari yang sampai sekarang dirasakan semakin sulit.

“Mereka ingin memperbaiki ekonomi negara kita dan memperbanyak peluang-peluang yang tersedia untuk anak bangsa, anak-anak negeri,” ungkapnya.

Selain itu, Prabowo-Sandi juga mengharapkan adanya evaluasi dari penyelenggaran pemilu 2019. Mulai dari sisi managerial, pengelolaan data, pemangku kepentingan, dan berbagai aspek lainnya.

“Karena itu yang sangat penting dalam melaksanakan pemilu yang jujur dan adil,” tuturnya.

Terpisah, Komisioner KPU, Viryan Aziz mengatakan pihaknya siap menghadapi gugatan yang diajulan oleh pasangan penantang tersebut. KPU juga menghormati BPN yang menolak hasil rekapitulasi.

“Karena penyelesaian terhadap berbagai dugaan kecurangan dan segala macem, melalui mekanisme hukum berlaku. Sekali lagi KPU menghormati dan mengapresiasi sikap yang ditempuh oleh peserta pemilu,” katanya.

Viryan mengatakan, KPU juga mempersiapkan diri dengan membentuk tim hukum, guna menghadapi sengketa di MK. ‎”Harus siap dong, KPU harus menyajikan data-datanya berdasarkan apa yang sudah dikerjakan oleh jajaran KPU sampai dini hari tadi,” katanya.

Viryan mengatakan KPU juga akan membawa semua data-data untuk menghadapi sengketa Pemilu di MK.‎ Misalnya dari formulir C sampai formulir D, DA, DB, dan DC.

“Semuanya itu kan disiapkan. Jadi, KPU mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi gugatan dengan data dan dengan tim yang sudah dibentuk,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads