alexametrics

Alasan Tunjuk BW jadi Ketua Tim Pengacara, Dahnil: Ada Korupsi Politik

24 Mei 2019, 18:46:46 WIB

JawaPos.com – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi telah membentuk tim pengacara guna memenangkan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK). Duduk sebagai ketua tim pengacara yakni mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW).

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, ditunjuknya BW sebagai ketua tim pengacara tak lain karena pengalamannya yang cukup banyak. Sebagaimana diketahui, selain pernah menjabat sebagai pimpinan KPK, BW juga pernah menjadi pengacara di MK.

“Sebelum jadi pimpinan KPK, itu juga pengacara di MK. Bahkan, sebagian besar perkara yang didampingi Mas BW di MK, itu menang,” ujar Dahnil di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (24/5).

Pengalaman BW di lembaga antirasuah menjadi nilai plus untuk memenangkan gugatan di MK. Dahnil menyatakan, BPN menemukan adanya praktik korupsi di pemilu 2019, yang ia sebut sebagai korupsi politik.

“Korupsi yang paling krusial hari ini ialah salah satunya korupsi politik, dan Mas BW mendalami permasalahan itu,” katanya.

Selain menunjuk BW, BPN juga menetapkan adik Prabowo Subianto, yakni Hashim Djojohadikusumo sebagai Koordinator Tim Hukum dalam sidang sengketa di MK. “Saya ditugaskan oleh Pak Prabowo dan Pak Sandiaga sebagai penanggung jawab atau Koordinator Tim Hukum,” kata Hashim.

Hashim menjelaskan, ia tak memiliki latar belakang pendidikan hukum. Maka dari itu, urusan ‘tempur’ diserahkan ke BW.

“Karena saya bukan seorang sarjana hukum, bukan lawyer tapi saya sebagai koordinator managerial,” katanya.

Hashim mengatakan, BPN akan mengajukan gugatan ke MK pada malam nanti sekira pukul 20.30 WIB. Adapun batas pengajuan gugatan yakni pada pukul 24.00 WIB.

“Bahwa gugatan dari Prabowo-Sandi, paslon 02 akan diserahkan kepada MK nanti malam antara jam setengah 9 (malam) sampai jam 10 malem,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Gunawan Wibisono