alexametrics
Ratusan Petugas KPPS Meninggal Usai Tugas

Wiranto Minta Masyarakat Tak Tuding Negatif Penyelenggara Pemilu

24 April 2019, 15:35:33 WIB

JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto turut berbela sungkawa atas meninggalnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Sampai saat ini data yang diterima sudah mencapai 139 orang. Para korban disebut sebagai pahlawan demokrasi.

“Bahkan sampai saat ini kita masih menyesalkan adanya korban yang meninggal 139 petugas. Itu kita mendoakan agar arwah para pahlawan demokrasi,” kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

Banyaknya korban jiwa ini lanjut Wiranto, harus membuat rakyat mengapresiasi kinerja penyelenggara pemilu. Pasalnya mereka sudah berusaha begitu keras untuk membuat pemilu berjalan baik.

Oleh sebab itu, Wiranto tak mau ada pihak yang melayangkan tuduhan negatif kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Karena hal itu akan menyakiti keluarga para korban.

“Sangatlah tidak tepat atau tidak pada tempatnya kalau melakukan fitnah, cacian, dan membuat tuduhan-tuduhan yang menyedihkan dan tidak berdasar,” tegasnya.

Diketahui, sampai pukul 16.30 Selasa (23/4), tercatat sebanyak 119 petugas KPPS meninggal dunia ditambah 548 sakit dan dalam perawatan, semuanya tersebar di 25 provinsi di Indonesia.

Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan, dengan adanya kasus tersebut pihaknya berharap tidak ada lagi pemilu yang dilakuan secara serentak.

“Pemilu serentak dengan lima kotak suara cukup sekali saja. Jangan lagi dilaksanakan. Kami juga merasakan khususnya temen-temen kami di daerah. Tentu ini harga yang sangat mahal untuk demokrasi,” ujar Viryan di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (23/4).

Editor : Kuswandi

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads