alexametrics

Pejabat Pemprov Jatim Terpergok Dukung Salah Satu Paslon di Sosmed

24 April 2018, 23:47:19 WIB

JawaPos.com – Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 patut dipertanyakan. Kali ini, beredar foto Fattah Jasin, Asisten II Bidang Ekonomi Provinsi Jawa Timur kedapatan mengacungkan salam dua jari. Kuat dugaan, foto tersebut sebagai bentuk ekspresi dukungan pada salah satu pasangan calon tertentu.

Foto itu, diposting oleh akun @ahmyamin, pada Senin, (23/4). Dalam foto tersebut, juga ada pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Sidoarjo KH. Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali) dan beberapa orang lainnya. Mereka terlihat kompak mengacungkan salam dua jari.

“Silaturahmi selalu membawa berkah #disyukuri,” begitu keterangan foto tersebut.

Kejadian menarik lainnya, juga ada akun @setiajit1961 yang diketahui milik Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jombang, Setiajid, ikut memberikan komentar pada foto tersebut. Nadanya pun bernuansa dukungan pada pasangan calon tertentu.

“Toooop menang mutlak,” tulisnya di kolom komentar pada unggahan foto satu hari yang lalu ini.

JawaPos.com pun mencoba melakukan konfirmasi langsung kebenaran akun tersebut kepada Setiajid. Melalui sambungan teleponnya, Setiajid membenarkan kalau akun Instagram @Setiajid1961 adalah miliknya. Ia juga membenarkan telah menulis komentar dalam postingan ahmyamin. Namun, terkait materi komentar tersebut, Setiajid mengaku tidak tahu secara pasti.

“Setiajid1961 memang punya saya. (Terkait komentar) Agak lupa aku, tapi, kalau yang itu (Pilgub Jatim) gak ikut-iku aku,” katanya, pada Selasa, (24/4) malam.

Padahal, Gubernur Jatim Soekarwo juga telah melihat adanya indikasi sejumlah pejabat eselon II dan III di Pemprov Jatim terindikasi tidak netral di pilgub Jatim. Bahkan, Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, mengaku akan membentuk tim investigasi untuk menelusuri para pejabat yang telah menyatakan dukungan pada salah satu paslon tertentu itu. Hal ini juga berlaku ketika ASN itu berkomentar dan atau membuat status di akun media sosial (medsos). 

Editor : Soejatmiko

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Pejabat Pemprov Jatim Terpergok Dukung Salah Satu Paslon di Sosmed