alexametrics

Kepada Sihar, Warga Pantai Labu: Sebentar Lagi Kami yang Hancur

24 April 2018, 14:31:59 WIB

JawaPos.com – Kondisi pantai di Desa Regumuk, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), kian memprihatikan. Bibir pantai terus tergerus sehingga mengancam warga sekitar.

Tumpukan sampah juga semakin memburuk pemandangan pantai. Kondisi itulah yang dikeluhkan warga ketika Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumut Sihar Sitorus datang berkunjung.

Ramli Saragih, warga Desa Regumuk mengatakan, hal itu dampak dari pengerukan pasir laut yang berlangsung sejak 2008 hingga sekarang. Aktivitas penambangan pasir itu diklaim tidak sesuai peraturan.

“Inilah kondisi pantai kami, pak. Sekarang kondisinya hancur. Sebentar lagi kami lah yang hancur,” ungkap Ramli dalam keterangan yang diterima JawaPos.com di Kota Medan, Selasa (24/4).

Pria yang akrab disapa Atan itu menambahkan, pengerukan pasisr telah menyebabkan abrasi yang mengancam keselamatan warga di pesisir Pantai Labu dan sekitarnya. Ini juga berdampak rusaknya mangrove dan tangkapan ikan yang turun drastis.

“Sekarang harus pergi melaut sehari dua kali. Kalau sekali saja tidak cukup. Kebutuhan sehari-hari mahal, anak-anak sekolah, ditambah lagi kondisi kami sekarang ini,” keluhnya.

Warga lainnya, Juli meyatakan bahwa abrasi pantai terjadi sepanjang Sungai Ular sampai Percut Sei Tuan. Untuk menahan kerusakan yang lebih parah, warga sudah berulang kali menanam tanaman bakau. Namun hal tersebut tak berhasil.

Dia berharap Sihar yang berpasangan dengan Cagub Sumut Djarot Saiful Hidayat mampu menghentikan penambangan pasir Pantai Labu. “Harapan kami kepada bapak untuk menghentikan pengerukan pasir itu. Mau berapa lama lagi kami menanggung penderitaan ini, pak. Hanya bapak yang menjadi harapan kami bila memimpin Sumatera Utara ini,” ujarnya.

Mendengar harapan tersebut, Sihar menilai sudah sepatutnya pengerukan yang dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bila sesuai peraturan, tak serta merta pengerukan langsung dapat dilakukan tanpa adanya persetujuan warga.

“Ini menjadi catatan bagi saya. Nanti harus dilihat prosedurnya. Tentu juga harus dilihat dampak lingkungannya. Apa kerusakan yang akan ditimbulkan. Penanganan apa yang dilakukan bila kerusakan parah. Tentu harus ada tahapan-tahapannya sebelum mulai dilakukan pengerukan,” kata Sihar.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Kepada Sihar, Warga Pantai Labu: Sebentar Lagi Kami yang Hancur