alexametrics

Jadi Pembicara, Emil Berbagi Pengalaman Pendampingan dan Desa Adopsi

24 April 2018, 04:50:54 WIB

JawaPos.com – Calon wakil gubernur Jawa Timur nomor urut satu, Emil Elestianto Dardak didapuk menjadi salah satu pembicara utama dalam seminar nasional dan temu ilmiah UKM penalaran dan penelitian se-Jawa Timur ke XIII di Universitas Merdeka Malang, Senin (23/4).

Bupati Trenggalek non aktif ini dinilai punya pengalaman dan berhasil dalam pengembangan desa. Emil lantas diminta berbagi pengalamannya dalam forum yang mengambil tema Meningkatkan Peran Pemuda dalam Membangun Desa Berkelanjutan untuk Indonesia Baru ini.

Civitas akademika yang hadir dari berbagai Universitas terlihat sangat antusias mendengarkan paparan doktor muda spesialis pembangunan kawasan ini terkait konsep Desa Membangun.

“Perbedaan antara desa dengan kota sangatlah besar, mayoritas kehidupan masyarakat pedesaan cenderung mereka tinggal dan bekerja didesa itu sendiri, hal inilah justru menjadi aset yang luar biasa bagi desa untuk bisa menjawab tantangan pembangunan desa mendatang,” papar dia.

Menurut Emil, jika para pemuda bisa kembali ke desa dan mau membangun desanya, maka, akan ada pergerakan yang cukup cepat untuk mengatasi kemiskinan di desa. Bagi Emil, peran pemuda dalam pembangunan desa perlu adanya etos kerja, rajin, kegigihan pemuda yang dibarengi dengan budi pekerti yang baik.

Di sisi lain peraih penghargaan Best in Unlocking Local Potentiality ini menuturkan, keberadaan pemerintah daerah harus bisa mendorong peran pemuda untuk bisa membangun daerahnya. Dia lalu mencontohkan sekelompok pemuda pengerajin barongan di salah satu desa di daerah yang dipimpinnya bisa menghasilkan vas bunga barong yang menjadi salah satu 20 produk inovatif terbaik nasional. 

“Ini setelah mendapatkan pendampingan dari desainer-desainer handal ITB. Bahkan produk ini berhasil mendapatkan apresiasi dari Presiden Jokowi dalam pameran di Trade Exspo di Jakarta,” ungkapnya.

Emil juga bercerita mengenai dirinya mendorong program desa adopsi. Pemerintah daerah mengajak Diaspora Trenggalek untuk bisa ikut memberikan sumbangsih pemikiran maupun gagasan untuk untuk membangun kampung halamannya. 

Dalam desa adopsi ini, Emil mengajak para akademisi asal Trenggalek untuk bisa mengadopsi desa-desa di Trenggalek, yang nantinya gagasan ini diharapkan dapat menjawab tantangan pembangunan desa itu sendiri. Tidak hanya berbicara mengenai memberikan workshop namun lebih kepada memberikan mentoring aktif kepada 100 wirausahawan muda yang kurang mampu bekerjasama dengan USAID. 

“Kita juga tadi berbicara mengenai konsep pembangunan desa yang menitik beratkan sinergis antara desa dengan putra-putra daerah yang merantau untuk bisa memberikan bantuan konkrit tidak berupa uang, melainkan gagasan yang bisa mengembangkan perekonomian desa,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Jadi Pembicara, Emil Berbagi Pengalaman Pendampingan dan Desa Adopsi