alexametrics

Pilgub Jatim, PDIP Siap Bertarung di Semua Wilayah

24 Januari 2018, 14:36:57 WIB

JawaPos.com – Kehadiran Puti Guntur Soekarno sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur (Bacawagub) Jawa Timur (Jatim), diprediksi memanaskan tensi persaingan di wilayah Mataraman. Meliputi Kabupaten Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo hingga Pacitan.

Pengamat politik Asmuni menilai, persaingan di Mataraman memang menarik dinanti. “Asumsinya pertarungan di pantura dan tapal kuda jadi arenanya Gus Ipul dan Khofifah,” jelas Asmuni kepada JawaPos.com, Rabu (24/1).

Faktor yang menentukan pemenang di wilayah itu adalah mesin dari masing-masing pasangan calon. “Bergantung pada tim sukses dan partai pengusung. Seberapa solid mereka menyimbolkan bakal calon wakil gubernur ini sebagai representasi wilayah Mataraman,” tambah alumnus FISIP Universitas Jember tersebut.

Menanggapi peta persaingan di kawasan Mataraman. Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jatim Sri Untari menjelaskan, pada dasarnya pihaknya siap bertarung di manapun. “Seluruh medan wilayah di Jatim itu penting bagi kami,” tegas Untari di sela mendampingi Puti berkunjung ke kediaman Solahudin Wahid atau Gus Solah

Namun, Untari tidak menampik bahwa Mataraman tetap menjadi salah satu perhatian. Dimana basis masa partai berlogo kepala banteng bermoncong putih itu cukup besar. “Cuma kami tetap akan mengamankan kantong-kantong suara kami saat menang Pileg,” tambah Untari.

PDIP Jatim sendiri sudah mempersiapkan strategi pemenangan secara matang. Salah satunya dengan membangun posko pemenangan. Itu belum termasuk yang dibangun relawan. “Kalau kami sudah ada minimal satu posko tiap kabupaten,” terangnya.

Untari lantas berbicara tentang kunjungan Puti ke Gus Solah. Menurutnya, Puti sangat memegang budaya unggah-ungguh atau kulo nuwon (permisi). Sebelum mengunjungi Gus Solah, Untari terlebih dahulu menelepon. “Waktu Gus Solah dihubungi ternyata bisa. Ya sudah langsung berangkat,” ucapnya.

Hubungan Puti dengan Gus Solah memang akrab. Meski sikap politiknya bersebrangan, mereka tetap cair. “Gus Solah itu kan sahabat papanya Puti (Guntur Soekarno Putra, red) semasa kuliah di ITB. Jadi memang tidak ada masalah,” tutur Untari.

Mengunjungi ulama-ulama seperti Gus Solah bukan yang terakhir. Untari memastikan, Puti akan terus aktif menjalin silaturrahim dengan tokoh-tokoh lain. Siapapun itu. Termasuk yang berseberangan politik sekalipun.

Pada dasarnya, Puti ingin tahu Jatim lebih dalam. “Siapapun siap ketemu. Ya sekalian kenalan. Syukur-syukur kalau nanti hatinya tersentuh (mendukung Puti, red),” pungkas Untari.

Sekadar informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim telah menerima pendaftaran dua pasangan calon di Pilgub Jatim 2018. Adalah pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak yang diusung Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Hanura, PAN dan PKPI. Satu lagi pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno yang diusung PKB, PDI Perjuangan, Partai Gerindra dan PKS.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (did/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Pilgub Jatim, PDIP Siap Bertarung di Semua Wilayah