alexametrics

Tak Libatkan Kepala Daerah, Prabowo-Sandi Pakai Paket Hemat

Kampanye Berlangsung Hampir 7 Bulan
23 September 2018, 13:00:18 WIB

JawaPos.com – Berbeda dengan pasangan calon Jokowi-Ma’ruf Amin, capres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, lebih memilih paket hemat selama menghadapi masa kampanye. Alasanya, pelaksanaan kampanye yang berlangsung tujuh bulan itu membutuhkan energi dan biaya yang tidak sedikit.

Dalam beberapa kesempatan, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyebut bahwa kampanye Prabowo-Sandi akan dilakukan secara hemat. “Kami ini capres dan cawapres paket hemat,” kata Sandiaga Uno.

Andre Rosiade, juru bicara paslon 02, mengungkapkan bahwa dana yang dimiliki Prabowo-Sandi tidak sebanyak pasangan Jokowi-Ma’ruf. “Karena kami bukan incumbent,” kata Andre.

Tak Libatkan Kepala Daerah, Prabowo-Sandi Pakai Paket Hemat
Infografis nomor urut capres-cawapres dari Pilpres 2004 sampai 2019. (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Andre menjelaskan, saat Prabowo atau Sandi melakukan kampanye ke daerah, kebutuhan ditanggung pengurus, badan pemenangan, dan relawan di daerah yang dituju. Paslon hanya menanggung kebutuhan transportasi saat berangkat dan perjalanan pulang dari lokasi kampanye.

“Misal nanti Bang Sandi kampanye di kampung saya di Sumatera Barat tanggal 5 Oktober, tiket dia siapkan bersama tim, kami yang siapkan segalanya di Sumbar,” kata anggota badan komunikasi Partai Gerindra itu.

Menurut Andre, pola gotong royong tersebut juga dilakukan di daerah lain. Dengan pembiayaan dilakukan bersama, kebutuhan kampanye bisa lebih ringan. “Ini sekaligus menjawab isu mahar Bang Sandi itu hoaks. Bang Sandi pun kalau naik pesawat di kelas ekonomi,” ujar Andre.

Jika kubu Jokowi-Ma’ruf juga mengandalkan kekuatan sejumlah kepala daerah dalam kampanye, lain halnya dengan Prabowo-Sandi. Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi Eddy Soeparno menyatakan, pihaknya tidak memasukkan para kepala daerah, baik dalam struktur timses maupun juru kampanye. “Kami tidak mau beban kerja mereka terbelah,” kata Eddy.

Menurut Eddy, Prabowo-Sandi meminta kepala daerah dari parpol koalisi untuk fokus pada tugas. Setiap kepala daerah memiliki banyak tugas untuk melayani masyarakat di wilayahnya. “Kalau kepala daerah jadi jurkam, otomatis persepsi masyarakat ada keberpihakan, kami gak mau,” jelas sekretaris jenderal DPP PAN itu.

Khusus untuk kepala daerah dari PAN, lanjut Eddy, pihaknya hanya memberikan satu target. Mereka diminta fokus memenangkan partai demi memperjuangkan perolehan kursi di pemilu legislatif. “Untuk pilpres gak ada target,” ujarnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (byu/lum/bay/jun/tau/wan/c10/c11/tom)



Close Ads
Tak Libatkan Kepala Daerah, Prabowo-Sandi Pakai Paket Hemat