JawaPos Radar

Mengenal Visi-Misi Cagub-Cawagub Jatim

Khofifah-Emil Siapkan Jatim Amanah, Gus Ipul-Puti Kenalkan Kolaborasa

23/06/2018, 21:41 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Khofifah-Emil
Paslon nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak mendapatkan kesempatan pertama menyampaikan visi-misinya yang berkaitan dengan tema debat. (Moh. Mukit/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Dua pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jawa Timur mengikuti acara debat publik ketiga yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Sabtu, (23/6) malam.

Pada debat publik yang mengambil tema Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik ini, paslon nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak mendapatkan kesempatan pertama menyampaikan visi-misinya yang berkaitan dengan tema debat.

Khofifah menyampaikan, dirinya bersama Emil telah menyiapkan program Nawa Bhakti Satya yang memuat 9 program unggulan untuk memuliakan Jawa Timur. Dalam program tersebut, pada Bhakti ke-8 ada Jatim Amanah. Dimana, Khofifah-Emil akan mensinergikan seluruh program mulai dari tingkat pusat hingga level desa, begitu juga sebaliknya.

Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno
Bersama Puti, Gus Ipul mengenalkan konsep kolaborasa. Yakni kolaborasi rasa, membangun dengan hati untuk melayani masyarakat (dok. Timses Media Gus Ipul-Puti)

"Dalam Jatim Amanah, kami berdua ingin menghadirkan provinsi Jawa Timur yang efektif untuk mensinergikan kebijakan dan program pusat sampai di pemerintahan di desa, Kabupaten/kota, semuanya harus berseiring agar terjadi meksimalisasi kan konektivitas seluruh kebijakan dan program baik yang bersifat top down maupun button up," kata Khofifah.

Selain itu, lanjut Khofifah, pihaknya juga memastikan tidak akan ada jual beli jabatan. Jika nantinya diberikan amanah oleh masyarakat Jatim, pihaknya akan mengedepankan sistem meritokrasi, yakni sistem yang menekankan kepada kepantasan seseorang untuk menduduki posisi atau jabatan tertentu.

Kepantasan diartikan sebagai kemampuan tanpa memandang latar belakang etnis, agama, afiliasi politik, atau status sosial mereka.

"Berikutnya kami ingin memastikan bahwa Khofifah-Emil melalui Bhakti 8, Jatim Amanah, tidak akan ada jual beli jabatan. Maka proses meritokrasi adalah menjadi penting dan signifikan. Siapapun ASN di Jawa Timur yang memiliki kompetensi, profesionalitas dan mereka lulus uji kompetensi maka mereka berhak menduduki posisi strategis," imbuhnya.

Sebagai penutup, mantan Menteri Sosial (Mensos) periode 2014-2018 ini juga menegaskan, pihaknya telah menyiapkan sistem untuk mengantisipasi terjadinya korupsi. "Kita juga memastikan sistem yang efektif bagaimana kita melakukan langkah-langkah prefentif untuk tidak terjadinya korupsi dalam jajaran pemerintah provinsi Jawa timur," pungkasnya.

Sementara itu, saat diberikan kesempatan memaparkan visi-misi untuk meningkatkan pelayanan publik di Jawa Timur, Gus Ipul menyebut prestasi yang didapat selama dirinya menjabat sebagai wakil gubernur.

"Menghadirkan pemerintah yang bersih dan modern bukan barang baru di Jawa Timur. Selama dua periode menjadi wakil gubernur, kami dapat 90 penghargaan," terang Gus Ipul.

Pria asal Pasuruan itu lantas memaparkan sejumlah prestasi yang didapat pemprov Jatim selama sepuluh tahun terakhir. Antara lain merebut predikat A dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) serta tujuh kali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kendati demikian, Gus Ipul menyadari tantangan untuk mempertahankan prestasi tersebut cukup berat. "Rakyat menuntut pelayanan yang cepat, murah, dan transparan," tambahnya.

Oleh sebab itu, bersama Puti, Gus Ipul mengenalkan konsep kolaborasa. Yakni kolaborasi rasa, membangun dengan hati untuk melayani masyarakat. "Bekerja sama dengan hati. Kami akan lebih banyak mendengar, sabar dan selalu senang menerima masukan," ungkap mantan Ketua Umum GP Ansor tersebut.

Pada akhir pemaparan visi-misi, Puti menutupnya dengan nada optimis. Beragam prestasi yang sudah pernah dilalui Gus Ipul, memudahkan paslon nomor urut dua itu untuk langsung tancap gas. "Ibarat pelari, kami siap berlari tanpa menunggu," tegas Puti.

(did/mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 23/06/2018, 21:41 WIB
Risma Sindir Khofifah 23/06/2018, 21:41 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 23/06/2018, 21:41 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 23/06/2018, 21:41 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 23/06/2018, 21:41 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 23/06/2018, 21:41 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 23/06/2018, 21:41 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 23/06/2018, 21:41 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 23/06/2018, 21:41 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 23/06/2018, 21:41 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 23/06/2018, 21:41 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 23/06/2018, 21:41 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 23/06/2018, 21:41 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 23/06/2018, 21:41 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 23/06/2018, 21:41 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 23/06/2018, 21:41 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 23/06/2018, 21:41 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 23/06/2018, 21:41 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 23/06/2018, 21:41 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 23/06/2018, 21:41 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 23/06/2018, 21:41 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 23/06/2018, 21:41 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 23/06/2018, 21:41 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 23/06/2018, 21:41 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 23/06/2018, 21:41 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 23/06/2018, 21:41 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 23/06/2018, 21:41 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 23/06/2018, 21:41 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 23/06/2018, 21:41 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up