alexametrics

Pilkada Jatim, Suara PKB dan Gerindra Pecah

23 Mei 2018, 00:10:54 WIB

JawaPos.com – Persaingan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 semakin panas. Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak bersaing ketat dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno.

Diprediksi, persaingan sengit kedua paslon akan membuat suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gerindra akan terbelah. Hal itu diketahui berdasarkan hasil survei Alvara Research Center.
Padahal, PKB dan Gerindra merupakan partai koalisi pengusung Gus Ipul-Puti. Kedua partai itu lebih dominan memilih Khofifah Emil. Dimana total dukungannya PKB diketahui sebesar 50,6 persen dan Gerindra 51,5 persen.

CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali mengatakan bahwa, hal itu disinyalir dampak dari Pilgub Jatim 2013. Kala itu, Khofifah mendapat dukungan penuh dari PKB.

Hasanuddin menyakini, suara PKB sampai saat ini masih banyak tertuju kepada mantan Menteri Sosial (Mensos) itu. “Khofifah saat itu masih didukung oleh PKB. Kalau kita lihat mayoritas pemilih PKB itu kan muslimat juga. Organisasi sayap NU jadi ketika Bu Khofifah maju, secara tidak langsung muslimat juga akan memilih wanita yang berbasis muslimat,” ungkap Hasanuddin di Hotel Oria, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/5).

Sedangkan perpecahan suara di tubuh Gerindra katanya, diduga karena partai berlambang kepala burung Garuda ini tidak aktif dalam berkampanye. Tim partai itu, tidak mengkomunikasikan dengan baik arah dukungannya kepada pasangan Gus Ipul-Puti. Sehingga, para pemilih membelot ke pesaingnya.

Adanya perpecahan ini terutama suara PKB, dianggap akan berdampak besar kepada kemenangan pasangan calon. Sebab, basis pemilih PKB di Jawa Timur jumlahnya sangat besar.

“Kalau kita lihat Gerindra mungkin tidak terlalu besar (pengaruhnya) yah. Tapi PKB menjadi faktor kuncinya, karena di Jatim pemilih PKB ini sangat tinggi,” tegas Hasanuddin.

Labih jauh Hasanuddin mengatakan bahwa, basis pemilih PKB terbanyak di kluster Tapal Kuda dan Madura. Sedangkan Gerindra lebih menyebar namun wilayah Madura menjadi basis terbesarnya.

“PKB mayoritas di Tapal Kuda, kemudian di Madura dan sebagian di wilayah Arek. Arek itu Surabaya, Gresik, Lamongan, Mojokerto, Malang. Nah Gerindra ini relatif lebih menyebar tapi di Madura ini cukup besar,” pungkas Hasanuddin.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (sat/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Pilkada Jatim, Suara PKB dan Gerindra Pecah