JawaPos Radar

Cari Dukungan, Deddy Mizwar Tawarkan Pembentukan Koperasi Nelayan

23/05/2018, 18:35 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Deddy Mizwar
Calon gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Deddy Mizwar menyambangi kelompok nelayan di Desa Bandengan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/5). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Calon gubernur (cagub) Jawa Barat nomor urut 4, Deddy Mizwar kembali melanjutkan safari politiknya di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (23/5). Dalam kunjungannya, Deddy menemui kelompok nelayan di 4 desa di wilayah Kecamatan Mundu.

Di sana, Deddy, disapa puluhan warga nelayan. Tak sedikit dari mereka mengeluhkan pendapatan mereka tidak sebanding dengan perolehan ikan yang didapat karena ada permainan harga para tengkulak.

Deddy mengatakan, masyarakat nelayan masih menggantungkan nasibnya kepada para tengkulak yang menjual ikan hasil tangkapan dengan harga murah. Padahal, di daerah sekitar terdapat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mundu.

"Ada TPI tapi tak berfungsi. Karena nggak ada yang mengorganisasinya. Untuk itu harus dibuat koperasi nelayan dan menghidupkan TPI-nya agar lebih mudah meminjam uang dan tidak bergantung sama tengkulak," ujarnya kepada nelayan.

Pria yang akrab disapa Demiz itu menilai, sistem penjualan ikan di atas kapal harus dibenahi. Menurutnya, para nelayan tidak bisa lepas dari jerat kemiskinan. Karena selama ini nelayan Mundu berhutang dan menjual ikannya kepada tengkulak.

"Sistem harusnya harus dibenahi. Kondisi itu membuat nelayan pasti rugi, karena harus menjual uang kepada yang punya piutang (tengkulak). Nelayan ini harus keluar dari jerat kemiskinan. Makanya kalau saya jadi, saya akan bentuk koperasi di sini," ujarnya.

Sementara itu, nelayan Desa Bandengan, Basuni mengungkapkan bahwa dari tahun ke tahun kondisi nelayan di Kecamatan Mundu nasibnya tidak berujung membaik.

Dia berharap apabila Deddy Mizwar menjadi gubernur Jawa Barat, dia berharap nelayan Mindu benar-benar diperhatikan untuk peningkatan kesejahteraan para nelayan.

"Ada TPI yang dibiayai miliaran negara, tapi tidak sesuai dengan fungsinya. Ikan masih dijual ke tengkulak, jualnya murah," katanya.

(wiw/JPC)

Alur Cerita Berita

Cawagub Jabar Ahmad Syaikhu Berduka 23/05/2018, 18:35 WIB
Kang Emil: Kalau Terlena Kita Kalah 23/05/2018, 18:35 WIB
Demokrat Usung Dede Yusuf?  23/05/2018, 18:35 WIB
Nasdem Siap Menangkan Ridwan Kamil  23/05/2018, 18:35 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up