alexametrics

Lewat Jatim Berdaya, Khofifah Inginkan UKM tetap Survive di Jatim

23 April 2018, 19:54:59 WIB

JawaPos.com – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke sentra Usaha Kecil Menengah (UKM) Kampung Kemucing yang terletak di Desa Turus Kecamatan Gurah, Kediri, Senin, (23/4). Kunjungan ini merupakan rangkaian navigasi program yang dilakukan Khofifah selama kempanye.

Khofifah mengatakan, UKM merupakan bagian penting dalam menunjang kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Oleh karenanya, pemerintah harus memberikan proteksi dan intervensi agar palaku UKM tetap survive dan tidak punah akibat moderenisasi dan arus perdagangan global.

“Di sini butuh intervensi teknologi. Mereka masih menggunakan teknologi yang sangat manual. Kemucing di sini dibuat menggunkan tali rafiah. Untuk menghaluskan tali rafiah itu sampai halus serabutnya, para ibu-ibu disini menghaluskannya pakai jarum yang ditusukkan ke sandal busa bekal begitu, ini sangat manual,” kata Khofifah usai berdialog dengan ratusan ibu-ibu pekerja.

Oleh karena itu, Khofifah bersama pasangannya, Emil Elestianto Dardak menginginkan, kedepan, agar sentuhan teknologi bisa masuk ke kampung ini. Selain itu, Khofifah juga menyarankan agar dibuatkan gapura khusus di pintu masuk desa agar memudahkan masyarakat mengenal kalau desa Turus merupakan sentra usaha kemucing.

Sementara dalam program Nawa Bhakti Satya yang digagas oleh Khofifah-Emil ini juga telah memuat Jatim Berdaya. Yang salah satunya menggagas adanya Communal Branding dan penguatan promosi.

“Yang juga diperlukan adalah mediasi akses pemasaran. Tujuannya, produk kemucing disini bisa tembus ke pasar lebih besar ke pasar moderen. Maka harus ada standarisasi kualitas, nah disitulah Communal Branding diperlukan,” terang Khofifah.

Selain itu, Khofifah bersama Emil juga telah menggagas dibentuknya lima Pusat Informasi Super Koridor untuk lima Bakorwil di Jawa Timur. Tujuannya, supaya menjadi jembatan UKM untuk mendapatkan pembeli. Nantinya, Pemerintah Provinsi juga akan menyiapkan operator, translator, dan juga pengacara yang siap membantun pembuatan kontrak pemasaran.

“Sekarang masih ada yang belum tahu, misalnya mencari barang tertentu dimana, mencari barang ini dimana, maka ini akan menjadi solusi,” pungkas Khofifah.

Editor : Soejatmiko

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Lewat Jatim Berdaya, Khofifah Inginkan UKM tetap Survive di Jatim