alexametrics
Pilpres 2019

Nyelekit, Politikus PAN Sebut Jokowi Mati Langkah Karena Dapat No.1

22 September 2018, 05:10:33 WIB

JawaPos.com – Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto tampak girang ketika calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang didukungnya mendapat nomor urut 2. Menurutnya hal tersebut merugikan kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Sebab, kata dia, selama ini petahana Jokowi dan kubunya selalu menggaungkan tagline ‘Salam Dua Periode’. Sehingga menurut Yandi, perolehan nomor urut 1 itu justru mematikan semboyan mereka.

“Menghentikan ‘Salam Dua Periode’. Jadi, seperti ada mati langkah. Pas mau menyerang, masukan bola, ternyata mati langkah karena satu. Kalau dia bilang satu periode kan mati langkah. Dan ‘Salam Dua Periode’ jadi batal,” ujarnya di gedung KPU, Jakarta, Jumat (21/9).

Nyelekit, Politikus PAN Sebut Jokowi Mati Langkah Karena Dapat No.1
Pasangan Jokowi-Ma'ruf mendapat nomor urut satu. Sedangkan, Prabowo-Sandi mendapat nomor urut dua. (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

Yandri menyebut, kubu Jokowi-Ma’ruf juga akan kewalahan menghapus jejak digital ‘Salam Dua Periode’ di media sosial. “Kan narasi yang selama ini dia bangun sangat masif ‘Salam Dua Periode’, jadi berhenti. Itu maknanya luar biasa. Bayangkan bagaimana mereka menghapus jejak digital ‘Salam Dua Periode’ kan?” tutur anak buah Zulkifli Hasan itu.

Sebelumnya, penetapan nomor urut ini dituangkan dalam Keputusan KPU RI 1142/PL.02.2-Kpt/06/KPU/IX/2018 tentang Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019, tanggal 21 September 2018.

“Dengan ini memutuskan, menetapkan, pasangan calon nomor urut Pilpres 2019. Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin nomor 1 dan Prabowo-Sandi nomor 2,” ujar Ketua KPU Arief Budiman.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (dna/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Nyelekit, Politikus PAN Sebut Jokowi Mati Langkah Karena Dapat No.1