JawaPos Radar

Tegas, Gus Ipul-Puti Tolak Kenaikan SPP SMA/SMK Negeri

22/06/2018, 18:05 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno
Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno (dok. Timses Media Gus Ipul-Puti)
Share this image

JawaPos.com - Calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menolak kenaikan Sumbangan Pendanaan Pendidikan (SPP) SMA Negeri dan SMK Negeri di Jawa Timur. Dia menilai, kenaikan akan memicu kepanikan di masyarakat.

Rencana kenaikan SPP SMA/SMK Negeri itu diungkapkan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, beberapa waktu lalu. Risma mendapat laporan dari satuan-satuan kerja Pemkot Surabaya, bahwa banyak keluhan di masyarakat Surabaya terkait hal itu.

Menurut Risma, banyak siswa SMA/SMK yang harus menghabiskan waktu berjualan nasi goreng, hingga ojek online di sela-sela aktivitas belajar. Para siswa tersebut lantas didata hingga ke rumah masing-masing. Hasilnya, para siswa itu berpotensi putus sekolah.

Mendengar kabar kenaikan SPP itu, Saifullah Yusuf menyatakan penolakannya. "Kami tidak setuju kenaikan itu, dan harus ditolak. Karena pasti, para orang tua akan panik," tegas pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, Jumat (22/6). Dia berpendapat, dengan kekuatan belanja APBD Rp 30 triliun pada tahun 2018, semestinya Pemprov Jawa Timur mampu membiayai SMA/SMK Negeri.

Saat ini, posisi Gus Ipul sebagai wakil gubernur non-aktif, karena harus cuti kampanye. Sehingga Gus Ipul tidak bisa cawe-cawe. "Nanti kalau saya sudah aktif lagi, saya akan minta Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk meninjau wacana kebijakan itu," tambahnya.
  
Gus Ipul bersama Puti Guntur Soekarno telah menetapkan dalam visi-misinya untuk menggratiskan SMA/SMK Negeri di seluruh Jawa Timur, jika terpilih dalam Pilkada Jawa Timur 2018. Selain itu, Gus Ipul-Puti juga berniat untuk membebaskan biaya pendidikan bagi siswa-siswa miskin di SMA/SMK swasta dan madrasah.

Dengan APBD Jawa Timur saat ini serta mematuhi konstitusi dan undang-undang, Gus Ipul optimis kebijakan itu bisa terwujud. Sebesar 20 persen dari APBD Jatim sendiri dipakai untuk anggaran pendidikan.

Pria asal Pasuruan itu memastikan, begitu dirinya dan Puti terpilih, keduanya segera menyusun rencana kebijakan yang kongkret untuk pendidikan gratis. "Selesai kami dilantik, maka skema kebijakan pendidikan gratis itu bisa langsung diterapkan dan dinikmati oleh warga Jawa Timur," ungkapnya.

Senada dengan itu, Puti juga menolak wacana kenaikan SPP untuk SMA/SMK Negeri. "Kami banyak mendengar keluhan warga masyarakat tentang kebijakan pendidikan yang berbayar saat ini. Apalagi kalau sampai naik, betapa gelisahnya warga masyarakat," tutur Puti.

Dia memuji keberhasilan Risma dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, yang berani menempuh kebijakan pendidikan gratis di daerahnya. "Bu Risma, Pak Anas, bisa membebaskan biaya pendidikan SMA/SMK negeri. Begitu pula Pemerintah Kota Blitar. Praktik kebijakan ini bisa diadopsi di level provinsi," ucapnya.

Sekadar diketahui, ketika SMA/SMK dikelola Pemerintah Kota dan Kabupaten, sesuai UU 20/2003 tentang Sisdiknas, banyak kepala daerah yang berani menempuh kebijakan pendidikan gratis. Namun, sejak 2017, kebijakan itu berhenti. Hal itu disebabkan terbutnya UU 23/2014, dimana urusan SMA/SMK diambil-alih Pemprov Jatim.

Peralihan itu kemudian diiringi penerapan kebijakan pendidikan berbayar untuk SMA/SMK Negeri. Ini dipayungi Surat Edaran (SE) Gubernur Nomor 120/71/101/2017 tentang Sumbangan Pendanaan Pendidikan (SPP) SMA/SMK.

(did/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 22/06/2018, 18:05 WIB
Risma Sindir Khofifah 22/06/2018, 18:05 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 22/06/2018, 18:05 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 22/06/2018, 18:05 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 22/06/2018, 18:05 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 22/06/2018, 18:05 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 22/06/2018, 18:05 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 22/06/2018, 18:05 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 22/06/2018, 18:05 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 22/06/2018, 18:05 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 22/06/2018, 18:05 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 22/06/2018, 18:05 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 22/06/2018, 18:05 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 22/06/2018, 18:05 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 22/06/2018, 18:05 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 22/06/2018, 18:05 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 22/06/2018, 18:05 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 22/06/2018, 18:05 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 22/06/2018, 18:05 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 22/06/2018, 18:05 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 22/06/2018, 18:05 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 22/06/2018, 18:05 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 22/06/2018, 18:05 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 22/06/2018, 18:05 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 22/06/2018, 18:05 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 22/06/2018, 18:05 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 22/06/2018, 18:05 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 22/06/2018, 18:05 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 22/06/2018, 18:05 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up