alexametrics

Guru Besar Unpad: DJOSS Unggul di Program Pemberantasan Korupsi

22 Juni 2018, 01:12:09 WIB

JawaPos.com – Guru Besar Universitas Padjadjaran (Unpad) Obsatar Sinaga menilai, pasangan Djarot Saiful Hidayat punya konsep yang lebih matang untuk pemberantasan korupsi. Menurut dia, pemimpin di Sumut harus punya komitmen dan program antikorupsi yang jelas.

“Saya kira Djarot punya pengalaman soal pencegahan korupsi dengan berbagai program e-budgeting, e-planning dan sebagainya yang sangat mengedepankan transparansi saat memimpin. Berbeda dengan Pak Edy yang latar belakangnya adalah prajurit militer, memang punya ketegasan. Tapi itu tidak cukup untuk mencegah korupsi,” kata Obsatar, dalam keterangan tertulis yang diterima pada, Kamis (21/6).

Dia pun mengatakan, Djarot punya jam terbang yang cukup tinggi. Karena pernah memimpin Blitar dan DKI Jakarta. Apalagi Djarot juga tidak pernah tersangkut kasus korupsi. “Berbeda dengan pasangan ERAMAS, di mana Musa Rajekshah sempat dipanggil KPK untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan suap anggota DPRD Sumatera Utara dari gubernur saat itu Gatot Pujo Nugroho,” ujarnya.

Selain program pemberantasan korupsi, kata Obsatar, program pengadaan kartu sehat dan kartu pintar yang selalu disampaikan oleh pasangan DJOSS merupakan hal yang nyata dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat Sumut saat ini.

“Karena menyangkut penanganan kesehatan dan juga pendidikan. Teknis penggunaannya juga sudah jelas,” katanya.

Obsatar mengatakan, program tersebut berbeda dengan apa yang dipaparkan oleh pasangan ERAMAS. Ia menilai, program yang dipaparkan oleh pasangan ini masih terlalu umum. Sehingga, implementasinya di tengah masyarakat belum jelas.

“Kita tidak melihat apa yang mau mereka perbuat secara spesifik kepada masyarakat. Mereka hanya memaparkan hal yang umum, yang menurut saya masih hanya pada tataran kebijakan saja. Belum pada aksi langsung yang berhubungan dengan masyarakat,” ujarnya.

Dari debat tersebut, menurut Obsatar, masyarakat Sumatera Utara seharusnya sudah lebih mudah untuk menentukan program siapa yang mereka butuhkan saat ini.

“Ya kita sekarang tinggal melihat kecerdasan masyarakat Sumatera Utara dalam menentukan apa yang mereka butuhkan. Kalau berpikir jernih maka sudah bisa dilihat program mana yang memberikan pengaruh langsung kepada kehidupan mereka,” ujarnya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Guru Besar Unpad: DJOSS Unggul di Program Pemberantasan Korupsi