alexametrics

Sambangi Kendal, Ganjar Diminta Bantu Peternak Ayam dan Pengusaha Saus

22 Mei 2018, 20:23:30 WIB

JawaPos.com – Calon gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melanjutkan safari kampanyenya ke Desa Tlangu Kecamatan Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Selasa (22/5). Di sana, pasangan Taj Yasin dalam Pilgub Jateng itu dicurhati para peternak ayam dan petani ketela lokal.

Ganjar setibanya di lokasi kemudian berdialog dengan para peternak tentang harga telur dan kebutuhan pakan ayam. Menurut Ketua Pinsar Petelur Nasional (PPN) Kendal, Suwardi, pihaknya masih kesulitan mendapatkan suplai jagung sebagai bahan baku utama pakan.

Selain itu harga telur berdasarkan ketentuan pemerintah yang sebesar Rp 19 ribu per kilogram dinilai harus dinaikkan. “Seharusnya sekitar Rp 20 ribu per kilo itu baru ideal karena sesuai inflasi,” katanya saat Sarasehan dan Buka Bersama dengan anggota PPN Kendal.

Suwardi berharap pada periode kedua nanti, Ganjar mampu mengkomunikasikan kesulitan peternak kepada pemerintah pusat. Namun, secara pribadi Suwardi menilai kepemimpinan politikus PDIP ini layak dilanjutkan pada periode kedua.

Selama menjabat Gubernur Jateng periode pertama, Ganjar Pranowo dinilai dekat dengan rakyat. Menurut Suwardi, kedekatan dengan rakyat merupakan faktor utama keberhasilan

“Beliau orangnya bermasyarakat tidak membeda-bedakan satu dengan yang lain orientasinya dalam memimpin adalah memajukan Jawa Tengah menuju lebih baik jadi patut dilanjutkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ganjar sendiri juga sempat mengunjungi Pabrik Saus Sambal Niki Harum milik H. Sungeb di Desa Kaligading, Kecamatan Boja, Kendal. Pria berambut putih itu berkeliling melihat proses pembuatan saus berbahan ketela rambat itu.

Saus Sambal Niki Harum sendiri merupakan produk favorit bagi pedagang mi ayam dan bakso di Jateng. “Ini hebat, hampir semua bakso dan mi ayam di Jateng pakai produknya. Bahkan sampai Jawa Timur,” kata Ganjar.

Dari penuturan Sungeb, pihaknya membutuhkan 32 ton ketela rambat perhari. Kebutuhan sebesar itu ternyata belum bisa dipenuhi petani ketela di Kendal maupun Jateng. Biasanya Sungeb harus impor ketela dari Jawa Timur.

“Jadi peluang masih besar untuk petani menyuplai ketela ke sini, saya akan coba bicara dengan dinas (pertanian) untuk membantu,” kata Gubernur nonaktif itu.

Safari Ganjar ke Kendal juga menyambangi Panti Asuhan Darul Hikmah Desa Salamsari, Bojan dan Pondok Pesantren Sunan Ampel Desa Plososari Kecamatan Patean.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (gul/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Sambangi Kendal, Ganjar Diminta Bantu Peternak Ayam dan Pengusaha Saus