JawaPos Radar

Dilarang Main Film, Demiz Bakal Polisikan KPI

22/05/2018, 23:39 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Dilarang Main Film, Demiz Bakal Polisikan KPI
Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Tim Advokasi calon Gubernur (cagub) Jawa Barat, Deddy Mizwar berencana melaporkan para komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) ke aparat kepolisian. Keputusan tersebut seiring dengan larangan bermain film yang memang pekerjaan Deddy Mizwar.

Pria yang akrab disapa Demiz merupakan aktor tanah air, yang kerap tampil di layar kaca setiap Ramadan tiba. Film atau sinetron dengan judul Cuma Disini, Demiz dilarang untuk tampil oleh KPI. Karena dikhawatirkan adanya muatan kampanye dalam alur cerita film tersebut.

Selain akan melaporkan kepada pihak kepolisian, tim Advokasi Demiz pun akan melaporkan KPI pada Dewan Etik Penyiaran.

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinan Hutahayan, selaku Tim Advokasi, mengatakan pihaknya telah menerima jawaban somasi dari KPI terkait larangan penayangan Demiz pada film sinetron Cuma Disini.

"Sudah dijawab oleh KPI tadi dan diserahkan ke saya, intinya KPI merasa sedang menjalankan tugasnya mengawasi konten siaran. Memang sesuai UU penyiaran tugasnya mengawasi konten siaran," kata Ferdinan, Selasa (22/5).

Tapi, lanjutnya konten siaran yang seperti apa yang perlu diawasi sesuai dengan Undang-Undang penyiaran. Bahkan, kata dia KPI dianggap belum paham tentang tugas dan wewenang sebenarnya sebagai KPI.

"Sepertinya mereka ini belum paham tentang tugasnya sendiri mengenai konten, terutama konten yang dianggap tidak boleh tayang," jelasnya.

Larangan tayangan tersebut tidak jelas, terlebih KPI hanya mengawasi penayangan film yang bersifat pornografi, edukasi, kekerasan, dan lainnya. "Memang kalau pornografi itu tidak boleh tayang, tapi kalau sinetron seperti ini tidak mengandung hal-hal seperti itu kok dilarang. Apalagi disana tidak mengandung unsur kampanye," ujarnya.

Artinya KPI tidak boleh melarang Demiz untuk tampil di layar kaca terkhusus dalam film Cuma Disini. Atas jawaban KPI yang telah terima dan sudah pelajari, tim Advokasi putuskan tim hukum akan melaporkan komisioner KPI kepada kepolisian. Karena menilai KPI tidak profesional dan sewenang-wenang.

"Kita anggap mereka melampaui kewenangangannya membatasi siaran-siaran yang kontennya sendiri tidak pernah diperiksa oleh mereka, tapi mereka bisa menyatakan itu tidak layak tayang, padahal kontennya tidak mereka periksa," jelasnya.

Rencananya, lanjut Ferdinan, pihaknya akan melaporkan KPI ke kepolisian dalam waktu dekat ini. Terlebih saat ini pihaknya akan berkoordinasi dan melakukan rapat dengan tim advokasi lainnnya untuk menentukan langkah hukum lanjutanya.

(ona/JPC)

Alur Cerita Berita

Cawagub Jabar Ahmad Syaikhu Berduka 22/05/2018, 23:39 WIB
Kang Emil: Kalau Terlena Kita Kalah 22/05/2018, 23:39 WIB
Demokrat Usung Dede Yusuf?  22/05/2018, 23:39 WIB
Nasdem Siap Menangkan Ridwan Kamil  22/05/2018, 23:39 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up