alexametrics
Pilpres 2019

Penjelasan Tim Prabowo-Sandi Menolak Metro TV Tayangkan Debat Keempat

22 Maret 2019, 21:42:50 WIB

JawaPos.com – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi bersikukuh tidak setuju seandainya Metro TV menjadi stasiun yang menayangkan debat keempat pilpres 2019. Mereka menilai, televisi milik Surya Paloh itu tidak netral.

“Iya (tidak setuju), Komisi Penyiaran juga sudah menyampaikan ketidaknetralan TV itu kan? Kami ingin itu KPU mengambil sikap karena kami tidak ingin menoleransi media yang sebetulnya menjadi penjaga suara masyarakat tapi malah menjadi partisan sekali,” kata Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Jumat (22/3).

Sudirman mengklaim, penolakan BPN ini merupakan sikap yang positif bagi iklim demokrasi Indonesia. Dia pun berharap, penolakan ini bisa menjadi sebuah pelajaran seluruh pihak.

“Jadi, itulah sikap kami. Sikap yang sehat. Saya kira untuk memberi pembelajaran untuk semuanya,” tuturnya.

Lebih lanjut, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu mengatakan, pihaknya juga telah mengirimkan surat resmi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait sikap keberatan terhadap Metro TV. Dia berharap, KPU dapat menanggapi dengan bijak.

“Kami sudah kirim surat dan mudah-mudahan KPU segara bersikap menanggapi. Tapi secara resmi kami sudah menyampaikan surat itu, surat keberatan,” pungkasnya.

Diketahui, debat keempat akan dilaksanakan pada 30 Maret 2019. Kedua capres yakni Jokowi dan Prabowo Subianto kembali dipertemukan untuk berdebat soal ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional.

Rencananya, Metro TV akan menjadi tuan rumah frekuensi yang akan menayangkan debat keempat. Kepada JawaPos.com, komisioner KPU Hasyim Asy’ari mengaku sudah menerima surat protes yang dilayangkan oleh kubu Prabowo-Sandi terkait Metro TV.

Hasyim mengatakan bahwa KPU akan segera menggelar rapat bersama dengan para komisioner untuk membahas soal keberatan BPN. “Nanti akan kami bahas (surat dari BPN),” katanya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Igman Ibrahim

Copy Editor :

Penjelasan Tim Prabowo-Sandi Menolak Metro TV Tayangkan Debat Keempat