alexametrics
Pemilu 2019

Kemendagri dan KPU Gelar Simulasi Pemilu

Tjahjo Minta ASN Jaga Netralitas
22 Maret 2019, 20:52:01 WIB

JawaPos.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU) menggelar simulasi pencoblosan surat suara pemilu 2019 di Lapangan Kantor Pusat Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (22/4).

Mendagri Tjahjo Kumolo dalam kesempatan tersebut menyatakan, mendukung suksesnya pemilu 2019. Hal ini dilakukan demi terwujudnya sistem pemerintahan presidensiil yang semakin efektif berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Menolak segala bentuk kampanye yang bermuatan kebencian, fitnah, dan ujaran yang bermuatan SARA serta hoax,” ucap Tjahjo

Tjahjo menyebut, pihaknya mendorong kampanye yang bermartabat dan beretika. Selain itu, dia mendukung para kontestan mengedepankan adu program, adu konsep dan adu gagasan sebagai bagian dari pendidikan politik yang bermartabat.

Tjahjo meminta agar ASN bisa profesional dan menjunjung tinggi netralitas. ASN diharapkan bisa menyalurkan hak dan kewajiban politiknya secara bertanggung jawab.

Oleh karena itu, politikus PDI-P ini mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara demokratis pada 17 April 2019 mendatanh, demi terwujudnya pembangunan nasional yang berkelanjutan untuk lima tahun ke depan.

Sementara itu, tenaga ahli KPU menyatakan, peran KPPS sangat penting untuk memantau jalannya pencoblosan surat suara agar berjalan lancar dan sukses.

“Pastikan seluruh logistik TPS sudah ada, kotak suara yang berisi surat suara sudah tersedia, bilik suara sudah terpasang. KPPS juga harus memastikan DPT dan Daftar Pemilih tambahan sudah terpampang,” ucap Fadilah.

Pada pukul 07.00 TPS dibuka petugas KPPS setelah memastikan kelengkapan logistik di TPS. Sebelum Masyarakat menggunakan hak pilihnya, petugas KPPS wajib mengecek kelengkapan data dan identitas pemilih serta memastikan ia belum menggunakan hak pilihnya.

“Tepat pukul 07.00, TPS resmi dibuka, masyarakat sudah bisa masuk ke TPS untuk mencoblos. Patikan data dan identitasnya seperti KTP-el, passport, SIM dan pastikan orang yang bersangkutan memiliki hak pilih. Jarinya juga tolong diperiksa, pastikan jarinya bersih dan belum terkena tinta” jelas.

Untuk pemilih disabilitas dipastikan diberikan akses untuk menggunakan hak pilihnya. Fasilitas tersebut akan disiapkan pihak KPPS.

“Untuk pemilih disabilitas, pastikan TPSnya aman tidak licin atau berbatu, pemilih disabilitas juga akan didampingi dalam mencoblos kertas suara, dengan syarat yang mendampingi harus menajaga kerahasiaan pilihan pemilih,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Copy Editor :

Kemendagri dan KPU Gelar Simulasi Pemilu