JawaPos Radar

Petani Mengeluh, Khofifah Langsung Telepon Mentan

22/03/2018, 17:32 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Khofifah Indar Parawansa
Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa berteduh di gubuk sambil menelepon Menteri Pertanian, Kamis (22/3). (Moh Mukit/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Aktivitas kampanye Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa masih berkutat di Kabupaten Jombang. Dari Pasar Perak, cagub nomor urut 1 itu menuju Sukorejo.

Khofifah mengikuti panen raya bersama kelompok tani (poktan) setempat. Usai panen, Khofifah lantas berteduh di sebuah gubuk kecil sambil berdialog dengan para petani.

Kesempatan itupun dimanfaatkan benar sejumlah para petani. Berbagai keluhan disampaikan. Misalnya terkait sistem irigasi yang tidak mampu menjangkau seluruh sawah. Akibatnya, tanaman kekurangan air.

Selanjutnya soal pupuk. Petani mengaku masih kesulitan mendapatkan pupuk. Sekalipun pemerintah sudah menjalankan program pupuk bersubsidi demi mendorong swasembada pangan.

Mendapati berbagai keluhan, Khofifah tak tinggal diam. Dia langsung menghubungi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. "Tolong ambilkan handphone saya. Saya mau telepon Pak Menteri Pertanian," ucap Khofifah.

Tak lama berselang, Khofifah berhasil menghubungi Mentan. "Selamat siang Pak Menteri Pertanian, saya boleh minta waktu lima menit. Maaf, ini saya sedang ada di Poktan Sukorejo Jombang. Jadi mereka berharap ada P2AT, sumur tanah itu lho. Lalu mereka juga mengatakan agak susah untuk mendapatkan pupuk," papar Khofifah dalam sambungan telepon.

Selanjutnya, Khofifah menyerahkan teleponnya kepada Ketua Gapoktan Sukorejo Mustar untuk berbicara langsung dengan Mentan. "Pak Menteri boleh bersapa, ini ada Pak Mustar Ketua Gapoktan di sini, iyek," kata Khofifah.

Mustar pun mengutarakan keluhannya kepada Mentan. Khususnya soal pupuk. "Kami kesusahan pupuk. Petani kalau membutuhkan pupuk ZA, tapi yang keluar urea," keluh Mustar.

Dengan cepat, Andi Amran memberikan tanggapan. Pihaknya menyambut positif apa yang disampaikan petani. Ia pun meminta alamat lengkap Poktan Sukorejo. "Saya masukkan, alamatnya nanti di sms kan. Nanti saya kirim langsung butuhnya apa," ucap Amran.

(mkd/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up