JawaPos Radar

Gus Ipul Prihatin Pada Calon Kepala Daerah yang Tersandung Korupsi

22/03/2018, 23:03 WIB | Editor: Soejatmiko
Gus Ipul Prihatin Pada Calon Kepala Daerah yang Tersandung Korupsi
Gus Ipul prihatin terkait adanya para calon kepala daerah di Jatim terseret kasus korupsi (istimewa)
Share this

JawaPos.com-- Calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf merasa prihatin dengan calon kepala daerah (cakada) di Jatim yang tersandung korupsi. Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu berharap, kasus tersebut tidak terulang lagi ke depannya.

Seperti diketahui, dua cakada di Malang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka adalah calon wali kota malang M. Anton dan Ya'qud Ananda Gudban. "Tentu kita prihatin dan mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran bagi kita semua," ucap Gus Ipul usai menghadiri deklarasi Forkom relawan Jokowi Jatim, Kamis (22/3).

Gus Ipul melanjutkan, dia sudah pernah menyampaikan di berbagai kesempatan bahwa sistem untuk mencegah terjadinya korupsi terus diperbaiki oleh pemerintah. Sistem itu juga semakin mempersulit seorang pejabat untuk melakukan penyalahgunaan wewenang seperti korupsi. "Tetapi sistem saja tidak cukup dan semua itu tergantung orangnya masing-masing," lanjutnya.

Dia lantas mengutip dari sistem kepolisian bahwa setiap orang yang hendak melakukan kejahatan selalu berdasarkan dua hal. Yakni karena ada kesempatan dan niat.

Mantan Ketua Umum GP Ansor itu memaparkan, kesempatan seseorang untuk korupsi sudah ditutup dengan sistem dan teknologi. Sedangkan niat, datangnya dari hati. Oleh sebab itu, niat jahat untuk menyalahgunakan kekuasaan bisa dicegah dengan integritas yang tinggi.

Komitmen seorang calon kepala daerah untuk tidak korupsi menjadi salah satu syarat seseorang untuk menduduki jabatan tertentu. "Jadi niatnya ditutup dengan pakta integritas. Sementara kesempatannya ditutup oleh sistem. Kalau masih ada yang korupsi, ya tentu kita prihatin," terangnya.

(did/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 22/03/2018, 23:03 WIB
Risma Sindir Khofifah 22/03/2018, 23:03 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 22/03/2018, 23:03 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 22/03/2018, 23:03 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 22/03/2018, 23:03 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 22/03/2018, 23:03 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 22/03/2018, 23:03 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 22/03/2018, 23:03 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 22/03/2018, 23:03 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 22/03/2018, 23:03 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 22/03/2018, 23:03 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 22/03/2018, 23:03 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 22/03/2018, 23:03 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 22/03/2018, 23:03 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 22/03/2018, 23:03 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 22/03/2018, 23:03 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 22/03/2018, 23:03 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 22/03/2018, 23:03 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 22/03/2018, 23:03 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 22/03/2018, 23:03 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 22/03/2018, 23:03 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 22/03/2018, 23:03 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 22/03/2018, 23:03 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 22/03/2018, 23:03 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 22/03/2018, 23:03 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 22/03/2018, 23:03 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 22/03/2018, 23:03 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 22/03/2018, 23:03 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 22/03/2018, 23:03 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up