JawaPos Radar

Survei LSI: Masyarakat Jateng Tak Yakin Ganjar Terlibat Kasus E-KTP

21/06/2018, 18:21 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Survei Pilgub Jateng
Direktur LSKP-LSI Denny JA, Sunarto Ciptoharjono saat memberikan keterangan kepada wartawan di Hotel Grand Candi, Semarang, Kamis (21/6). (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sebagian besar masyarakat meyakini calon gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak terlibat dalam kasus korupsi megaproyek e-KTP. Hal tersebut tercermin dari hasil survei Pilgub Jateng oleh Lembaga Survei Kebijakan Publik-LSI Denny JA (LSKP-LSI Denny JA). 

Direktur LSKP-LSI Denny JA, Sunarto Ciptoharjono dalam sesi jumpa pers di Hotel Grand Candi, Semarang, Kamis (21/6) mengatakan, ketidakyakinan masyarakat tersebut menjadi salah satu acuan mengapa pasangan calon Ganjar Pranowo-Taj Yasin dinilai mampu memenangi gelaran Pilgub 2018.

"Bisa dikatakan, sudah tidak efektif lagi menggoyang Ganjar dengan isu e-KTP lagi," ujar Sunarto saat paparan data hasil survei.

Survei Pilgub Jateng
Sebagian besar masyarakat meyakini calon gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak terlibat dalam kasus korupsi megaproyek e-KTP. (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pihaknya pada 7-13 Juni 2018 lalu, didapati bahwa 74,5 persen dari 440 responden di Jateng pernah mendengar kasus e-KTP. Dan dari jumlah itu, 38,1 persen meyakini Ganjar tak terlibat, kemudian 13,9 persen percaya sang gubernur nonaktif terlibat dan sisanya 48,0 persen menjawab tidak tahu.

"Survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan margin of error plus minus 4,8 persen. Wawancara tatap muka responden menggunakan kuisioner," lanjutnya.

Tak ayal, dengan adanya hal tersebut, tingkat elektabilitas Ganjar bersama cawagub Taj Yasin pun akhirnya meningkat. Sebagaimana disebutkan Sunarto kini telah mencapai 54,0 persen sejak survei April lalu yang hanya 50,3 persen. 

Namun Sunarto juga menyebut bahwa elektabilitas Sudirman-Ida juga bertambah menjadi 13,0 persen dari 10,5 persen. Sehingga, kini hanya menyisakan angka 33,0 persen pada swing voter.

"Ganjar berhasil menyabet mayoritas suara dari kategori jenis kelamin, agama, suku, latar belakang pendidikan. Hampir semua dibabatnya," paparnya.

Faktor lain yang membuat elektabilitas Ganjar stabil, bahkan cenderung bertambah antara lain popularitasnya. Meski di sisi lain untuk Sudirman dan masing-masing cawagub juga mengalami hal yang sama.

"Ganjar makin tak tergoyahkan karena memang dari awal dia sudah populer. Apalagi tingkat kepuasan kinerjanya selama jadi gubernur condong naik, dimana saat April lalu cuma 51 persen, sekarang 60,5 persen. Biasanya ini menjadi indikator tingkat keterpilihannya, walau pada kasus-kasus tertentu tak berlaku. Seperti Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) di Pilgub DKI kemarin," tandasnya.

(gul/JPC)

Alur Cerita Berita

16 DPD PSI Dukung Ganjar-Yasin 21/06/2018, 18:21 WIB
Ma'ruf Amin Doakan Ida Fauziyah 21/06/2018, 18:21 WIB
Ganjar: Sungai Harus Jadi Teras 21/06/2018, 18:21 WIB
Satpol Beredel Puluhan APK Liar 21/06/2018, 18:21 WIB
Sudirman-Ida Pamer 22 Janji Kerja 21/06/2018, 18:21 WIB
Sowan Gus Mus, Ganjar Bahas UU MD3 21/06/2018, 18:21 WIB
Sudirman Said Fokus Bentuk Relawan 21/06/2018, 18:21 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up