alexametrics

Sihar: UMKM Punya Peran Penting untuk Perekonomian Nasional

21 Mei 2018, 22:40:20 WIB

JawaPos.com – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus menilai, peran penting Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tak bisa dikesampingkan begitu saja. Karena, UMKM inilah yang menjadi salah satu tonggak dasar perekonomian nasional.

Hal itu disampaikan Sihar saat hadir sebagai keynote speaker pada Seminar Nasional Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (UPH) Medan, dengan tema ‘Peran Pelaku Usaha Adalah Membangun Perekonomian Nasional’ yang digelar di Lantai 7 Lippo Plaza, Medan, Senin (21/5).

Pentingnya peran UMKM itu, katanya tak serta merta menjadikan UMKM mampu berdiri sendiri tanpa dukungan pemerintah. “Peran pelaku usaha jelas sangat penting dalam membangun perekonomian nasional. Pemerintah memiliki peran vital dalam membangun dan menjaga kondisi perekonomian nasional,” ujar Sihar, Senin (21/5).

Sihar: UMKM Punya Peran Penting untuk Perekonomian Nasional
Cawagub Sumut Sihar Sitorus saat menjadi pembicara di hadapan mahasiswa, Senin (21/5). (ist/Dok.DJOSS)

Di hadapan Dekan Fakultas Hukum, Alum Simbolon, ratusan mahasiswa dari ION Medan, Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Prima Indonesia (Unpri), Sihar menyebutkan, kesuksesan yang diraihnya dari titik latar belakang usaha keluarga. Hal ini pula yang mendominasi hasil pendataan pada UMKM di Sumatera Utara.

“Sekilas family business itu tidak penting, itu salah. Itu adalah background ekonomi. Statistik menyatakan lebih dari 90 persen UMKM sebagian besar adalah family business,” akunya.

Sihar pun menegaskan, peran UMKM tak bisa dikesampingkan. Meski kerap dinyatakan hal kecil namun penting, UMKM inilah memiliki daya saing yang tinggi. “UMKM miliki daya yang besar. Daya saing nasional, meningkatkan produktivitas yang akhirnya membuka dan menyerap tenaga kerja,” jelas Sihar.

Sihar pun membeberkan bahwa, rendahnya tingkat kebahagiaan masyarakat di Sumut menunjukkan tingginya sikap apatis masyarakat. Hal ini pula yang turut mempengaruhi ekonomi keluarga.

“Berbagai indeks menempatkan Sumut peringkat terbawah, berarti kacau. Makna hidup, kepuasan hidup dan tujuan hidup tidak lagi terjawab,” tuturnya.

Pria berkacamata itu juga memotivasi mahasiswa untuk tak lagi menjadi subjek, melainkan tampil penuh keyakinan sebagai objek. “Kalian yang dibekali ilmu harus berpikir bagaimana menciptakan sesuatu yang baru. Kita harus kreatif dan kreatif itu ada pada kalian yang punya nyali. Mulai suatu bisnis, membantu pemerintah dalam banyak hal. Kita harus kembalikan Sumut menjadi provinsi yang dipandang,” imbuh Sihar.

Sihar pun mendorong mahasiswa untuk berpikir menjadi pebisnis. Bonus demografi merupakan kondisi di mana populasi usia nonproduktif lebih banyak dari usia produktif. Indonesia sendiri diprediksi akan mengalami puncak bonus demografi pada 2030 mendatang.

“Bagi pemerintah, ini menciptakan kepusingan tersendiri. Kita harus kreatif. Dan kreatif itu ada pada kalian yang punya nyali. Mulai suatu bisnis, membantu pemerintah dalam banyak hal. Jika tidak, kita akan menambah beban viskal, dan kalian anak muda yang akan menanggung beban itu,” pungkasnya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Sihar: UMKM Punya Peran Penting untuk Perekonomian Nasional