alexametrics
Pilpres 2019

Curhatan Prabowo Kerap Dituduh Tak Bisa jadi Imam Salat

21 Maret 2019, 23:35:31 WIB

JawaPos.com – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mencurahkan isi hati atas tudingan miring yang terus diarahkan kepada dirinya selama pemilihan presiden 2019. Prabowo mengklarifikasi, bahwa seluruh tudingan tersebut tidak benar.

“Ada yang menuduh kami ini Islam radikal. Satu hari saya juga dituduh tidak bisa jadi imam salat, saya Zionis, saya Kristen dan saya ekstremis,” keluh Prabowo di hadapan Aliansi Pengusaha Nasional (APN) di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (21/3) malam.

Prabowo menyatakan tidak mengerti atas tuduhan tersebut. Padahal, selama ini mantan Danjen Kopassus itu selalu berusaha menghormati seluruh agama maupun etnis.

“Kita mau Indonesia aman untuk semua. Adil untuk semua. Makmur untuk semua. Kita hormati semua suku, agama, ras, kelompok etnis di Indonesia. Tidak ada ekstrem-ekstreman, tidak ada radikal-radikalan. NKRI adalah final. NKRI adalah harga mati,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, koalisinya juga tidak mau ada perpecahan maupun konflik gara-gara kontestasi politik di Indonesia. Sebagai sosok yang dibesarkan di militer, dia telah bertekad untuk menjaga NKRI.

“Saya dibesarkan sebagai ksatria. Lebih baik saya yang hancur daripada rakyat menderita. Itu tekad saya dari muda. Saya sejak muda sudah tanda tangan siap mati untuk Republik Indonesia,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Igman Ibrahim

Copy Editor :

Curhatan Prabowo Kerap Dituduh Tak Bisa jadi Imam Salat