JawaPos Radar

Navigasi Program, Khofifah Cari Solusi Ketimpangan Peternak Ayam

21/02/2018, 15:22 WIB | Editor: Soejatmiko
Navigasi Program, Khofifah Cari Solusi Ketimpangan Peternak Ayam
Khofifah Indar Parawansa melakukan navigasi program Nawa Bhakti Satya berdialog dengan pedagang ayam petelur. Nampak Cagub No urut 1 ini membantu memungut telur ayam (istimewa)
Share this

JawaPos.com - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa melanjutkan kegiatan navigasi program Nawa Bhakti Satya di Kabupaten Blitar pada Rabu, (21/2). Lokasi pertama, Khofifah mengunjugi peternakan ayam petelur di Desa Tumpang, untuk mendengar keluhan para peternak yang mengaku mengalami ketimpangan antara biaya produksi dengan harga jual telur.

Khofifah menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki, dari bulan Oktober 2017, kebutuhan telur di Jatim mencapai 1,5 juta kilogram per bulan. Kebutuhan tersebut terus meningkat hingga 2,5 juta kilogram telur sampai bulan Oktober tahun ini. Hal itu karena ada konversi dari bantuan Rastra ke Bantuan Pangan Non Tunai.

"Kalau Bantuan Pangan Non Tunai, maka harus dalam bentuk beras dan telur. Artinya, kebutuhan telur ini meningkat sesuai dengan konversi dari bantuan Rastra ke Bantuan Pangan Non Tunai. Maka, saya datang kesini untuk melihat apa sebetulnya yang terjadi," kata Khofifah.

Navigasi Program, Khofifah Cari Solusi Ketimpangan Peternak Ayam
Mampir di Pasar Wlingi, Blitar, Khofifah menyempatkan membeli bubur. (istimewa)

Oleh karena itu, Mantan Menteri Sosolial itu akan menguhubungi para tenanga Pendamping Keluarga Harapan (PKH) untuk melakukan pengeceken secara detail agar problem ketimpangan tersebut bisa dicarikan solusi.

"Saya akan coba kontak PKH danTenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk kroscek. Ini akan menjadi masukan yang strategis untuk upaya bisa menemukam format bagaiman bantuan non tunai tetap bisa diterima masyarakat dalam bentuk beras dan telur," imbuh Khofifah yang juga sempat membantu langsung memanen telur di peternakan tersebut.

Ketua Umum Muslimat NU itu menilai, saat ini menjadi momen yang urgen bagi pemerintah untul melihat pemenuhan kebutuhan gizi dan kalori masyarakat tidak mampu. Sebab, adanya program bantuan pangan nom tunai ini harus ditebus masyarakat dengan beras maupun telur.

"Dengan adanya peningkatan demand, maka seharusnya produksi petenak akan meningkat, lalu kalau produksi meningkat, maka mereka akan menambah tenaga kerja, kalau menambah tenaga kerja maka akan meningkat daya beli masyarakat, jadi program ini seperti circle yang saling terkait," pungkasnya.

Sementara menurut Khizrur Rofiq, selaku pemilik peternakan ayam petelur mengungkapkan, ada banyak faktor mengapa peternakannya mengalami penurunan produksi, diantaranya terjadi penurunan populasi ayam petelur.

"Faktornya banyak, salah satunya harga antibiotik, harga pakan yang semakin hari semakin mahal. Kami berharap agar ke depan ada kebijakan pemerintah yang bisa membuat harga pakan sehingga hasil produksi bisa meningkat," kata Rofik.

(mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 21/02/2018, 15:22 WIB
Risma Sindir Khofifah 21/02/2018, 15:22 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 21/02/2018, 15:22 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 21/02/2018, 15:22 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 21/02/2018, 15:22 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 21/02/2018, 15:22 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 21/02/2018, 15:22 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 21/02/2018, 15:22 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 21/02/2018, 15:22 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 21/02/2018, 15:22 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 21/02/2018, 15:22 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 21/02/2018, 15:22 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 21/02/2018, 15:22 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 21/02/2018, 15:22 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 21/02/2018, 15:22 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 21/02/2018, 15:22 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 21/02/2018, 15:22 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 21/02/2018, 15:22 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 21/02/2018, 15:22 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 21/02/2018, 15:22 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 21/02/2018, 15:22 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 21/02/2018, 15:22 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 21/02/2018, 15:22 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 21/02/2018, 15:22 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 21/02/2018, 15:22 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 21/02/2018, 15:22 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 21/02/2018, 15:22 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 21/02/2018, 15:22 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 21/02/2018, 15:22 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up