alexametrics

Ini Alasan Khofifah Ziarah ke Makam Bung Karno

21 Februari 2018, 19:55:11 WIB

JawaPos.com — Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri ziarah ke Makam Proklamator RI, Soekarno (Bung Karno) disela lawatan politiknya di Kabupaten dan Kota Blitar, Rabu (21/2).

Khofifah datang didampingi beberapa pengurus DPC partai pengusung dan disambut langsung juru kunci. Tak perlu menunggu lama, Khofifah langsung bersimpuh disamping pusara Bung Karno untuk memanjatkan doa.

“Saya relatif sering ke sini, biasanya kalau ke Blitar saya akan ziarah ke Makam Bung Karno, beliau adalah pahlawan prokolamator dan pahlawan nasional,” kata Khofifah.

Ini Alasan Khofifah Ziarah ke Makam Bung Karno
Khofifah memanjatkan doa di makam Bapak Proklamator, Soekarno, Rabu (21/2). (istimewa)

Mantan Menteri Sosial itu juga membawa satu keranjang bunga mawar berwana merah dan putih untuk ditaburkan di pusara Bung Karno. Khofifah begitu khusuk saat melantunkan doa-doa untuk Bung Karno.

“Semua rasa syukur kepada Allah, maka terima kasih pada pahlawan tidak boleh putus. Sebab, negeri ini ada dan terproklamatorkan antara lain karena ada proklamator,” jelasnya.

Ketua Umum Muslimat NU itu juga menegaskan, kalau ziarah kali ini tidak ada unsur politis. Apalagi dikait-kaitkan dengan cucu Bung Karno, Puti Guntur Soekarno yang saat menjadi cawagub dari Saifullah Yusuf.

“Enggaklah (tidak ada kaitannya), beliau (Bung Karno) adalah pahlawan nasional dan proklamator, beliau (Puti) cucunya memang iya. Secara nasabiyah iya. Tapi kita di sini kan memilih calon Gubernur, bukan memilih kakaknya, kakeknya, atau buyutnya. Saya kira sudah clear itu. Yang terdaftar di KPU kan nama calonnya. CV nya yang didaftarkan adalah CV calon, bukan kakek buyutnya. Aturan dari KPU sudah begitu,” tegas Khofifah.

Untuk  diketahui, pasangan calon Gubernur dan calon wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1ini maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 dengan dukungan tujuh partai politik. Yakni, partai Demokrat (13 kursi), partai Golkar (11 kursi), Partai Amanat Nasional (7 Kursi), PPP (5 kursi), partai NasDem (4 kursi), partai Hanura (2 kursi), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Editor : Soejatmiko

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Ini Alasan Khofifah Ziarah ke Makam Bung Karno