JawaPos Radar

Pilpres 2019

Berubah Haluan, Dulu Pilih Prabowo, Kini Masyarakat Jabar Pilih Jokowi

Survei Indo Barometer

20/06/2018, 19:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
Berubah Haluan, Dulu Pilih Prabowo, Kini Masyarakat Jabar Pilih Jokowi
Deklarasi Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden (capres) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). (Muhammad Tan Reha/Jawapos)
Share this

JawaPos.com - Lembaga survei Indo Barmeter mengeluarkan temuan nasional terbaru mengenai peta politik di Pilpres 2019. Hasilnya, petahana Joko Widodo (Jokowi) masih mendominasi dukungan di dua wilayah Pulau Jawa, yakni Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengatakan, dalam pertanyaan terbuka masyarakat yang memilih Jokowi sebagai Presiden di 2019 sebesar 33,6 persen, kemudian disusul oleh ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebanyak 22,8 persen.

Setelah itu, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo sebesar 1,5 persen, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo sebesar 0,5 persen, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Oedang (OSO) sebesar 0,4 persen. Sedangkan akumulasi suara dari nama-nama lain sebesar 0,6 persen dan tidak menjawab sebesar 40,6 persen.

Berubah Haluan, Dulu Pilih Prabowo, Kini Masyarakat Jabar Pilih Jokowi
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Survei Indo Barometer menunjukkan peta dukungan mengalami perubahan untuk Prabowo dan Jokowi pada survei bulan ini dibandingkan 2014. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)

"Kalau nama-nama calon presiden, di Jabar masih dua itu aja, Prabowo dan Jokowi. Tapi yang menarik kalau dibandingkan Pemilu 2014, terjadi pergeseran signifikan sekarang ini," kata Qodari di Hotel Harris Fx, Jakarta, Rabu (20/6).

"Tahun 2014 Prabowo unggul telak melawan Jokowi, selisih suaranya sekitar 20 persen. Prabowo 60 persen, Jokowi 40 persen. Tetapi sekarang situasinya sudah berbalik," lanjutnya.

Tak jauh berbeda dengan Jabar, Qodari pun menyebut keunggulan Jokowi juga terlihat di Jawa Tengah. Dalam pertanyaan terbuka, mantan Gubernur DKI Jakarta itu masih mendominasi.

Hasilnya, kata Qodari, Jokowi mendapatkan perolehan suara sebesar 71 persen, disusul oleh Prabowo sebesar 11,6 persen. Kemudian nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar 0,5 persen, Ketua umum Partai Demokrat sebesar 0,4 persen, nama-nama lainnya 0,4 persen dan tidak menjawab 14,6 persen.

"Jadi, tingkat kinerja Jokowi selama ini mengubah konstelasi politik di Pilpres 2019," tutupnya.

Sebagai informasi, Lembaga Survei Indo Barometer melaksanakan survei dari tanggal 7-13 Juni 2018. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling.

Survei ini melibatkan 800-1.200 responden dengan margin of error 3,46 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

(ce1/aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up