alexametrics

DJOSS Menang, Jokowi Makin Kuat di 2019

20 April 2018, 22:32:53 WIB

JawaPos.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bertekad untuk memenangkan Pasangan Calon Gubernur Sumut Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus dalam Pilgub Sumatera Utara (Sumut) Juni mendatang. Untuk itu, dua partai yang mengusung Joko Widodo sebagai Capres 2019, akan maksimal mencari dukungan hingga tingkatan paling bawah.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan, hasil Pilgub Sumut akan begitu berpengaruh pada Pilpres 2019 nanti. “Persahabatan Pak Djarot dengan Pak Jokowi telah berlangsung lama. Sejak keduanya menjabat Wali Kota. Keduanya adalah gambaran pemimpin rakyat, pemimpin bersih dan rendah hati. Kemenangan Djarot-Sihar dipastikan memperkuat Presiden Jokowi, demikian halnya sebaliknya,” kata Hasto, dalam rapat konsolidasi internal PDI Perjuangan di Medan, Jumat (20/4).

Untuk membuktikan ucapannya, Hasto mempersilakan masyarakat Sumut untuk mengecek sendiri rekam jejak kepemimpinan Djarot. Rekam jejak dimana saat Djarot menjadi kepala daerah di tempat lain. Terbukti pasangan Sihar Sitorus itu memang sosok yang baik saat dia memimpin Kota Blitar.

“Pak Djarot selama menjadi Wali Kota Blitar sangat terkenal, karena kebijakan bedah rumah, reformasi anggaran dan peningkatan pelayanan publik,” ujar Hasto.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan DJOSS Jumiran Abdi mengatakan, di mata Djarot pelayanan rakyat adalah yang utama. “Baginya, rakyat menjadi dedikasi jalannya pemerintahan. Pak Djarot tidak pernah menekan rakyat,” ujar Jumiran dalam kesempatan yang sama.

Berpasangan dengan Sihar juga diakui sebagai nilai tambahan. Sihar melengkapi Djarot di bidang ekonomi. Karena dia adalah mantan Tim Ahli Ekonomi Jokowi-JK.

“Pengusaha asal Kabupaten Toba Samosir itu sangat paham bagaimana memajukan Sumut dari sektor ekonomi. Sihar pengusaha sukses yang bercita-cita memajukan Sumut. Mengembalikan kejayaan Sumut,” tandasnya.

Sebelumnya, survey beberapa lembaga menunjukkan tren positif elektabilitas Djarot-Sihar. Survey PRC menunjukkan, elektabilitas DJOSS berada di angka 38,4 persen. Selisih 13 persen dengan ERAMAS yang berada di angka 48,7 persen.

Tren positif ini juga dipengaruhi oleh semakin masifnya dukungan kepada pasangan Djarot-Sihar. Relawan Jokowi juga menjadi elemen penting dalam dukungan kepada DJOSS.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
DJOSS Menang, Jokowi Makin Kuat di 2019