JawaPos Radar

Bos Indo Barometer: Jika Asyik atau Hasanah Menang, Bakal Gempa 9,0 SR

20/04/2018, 03:19 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Bos Indo Barometer: Jika Asyik atau Hasanah Menang, Bakal Gempa 9,0 SR
Empat pasang cagub dan wagub Jabar ber-wifie bersama saat usai melakukan tes kesehatan di RS Hasan Sadikin, Jalan Eyckman, Kota Bandung, 11 Januari 2018 lalu. Pengetesan kesehatan ini dilakukan sebagai syarat pendaftaran Pilgu (Achmad Nugraha/Jabar Ekspres/Jawa Pos Group)
Share this image

JawaPos.com - Direktur Eksekutif Indo Baromenter M Qodari menyebut saat ini posisi pasangan Sudrajat-Syaikhu (Asyik) dan pasangan Hasanuddin-Anton (Hasanah) merupakan kuda hitam di Pilkada Jawa Barat 2018. Bahkan, kemenangan kedua paslon itu dinilainya akan menjadi kejutan dalam perpolitikan Indonesia.

Menurut Qodari, saat ini hanya terdapat tiga skenario dalam perhelatan Pilgub Jabar 2018. Skenario pertama, pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) akan menang, namun dengan syarat pasangan itu mampu mempertahankan keunggulan suara.

Skenario kedua, lanjut Qodari, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Duo DM) akan menang, namun jika pasangan itu mampu mengejar ketertinggalan suara dari Rindu. Skenario terkahir adalah pasangan Asyik atau Hasanah yang memenangkan perhelatan Pilkada Jawa Barat 2018.

"Itu skenario kejutan, underdog yang menang. Kalau ini menang, gempa bumi politik 9 skala ritcher atau bahkan tsunami politik," kata Qodari di Hotel Harris, Jakarta, Kamis (19/4).

Bukan tanpa alasan, Qodari mengatakan, kendati mengalami tren kenaikan elektabilitas, tingkat keterpilihan kedua pasangan itu masih sangat rendah. Bahkan, saat ini elektabilitas kedua pasangan itu masih jauh tertinggal dengan pasangan Rindu dan Duo DM.

"Dari simulasi dengan menggunakan surat suara, tingkat keterpilihan pasangan Rindu sebesar 36,7 persen, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi yang memperoleh dukungan 31,33 persen. Kemudian pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu 5,4 persen dan pasangan Hasanuddin-Anton 3,4 persen, sedangkan yang tidak menandai apa pun di surat suara 23,3 persen," ungkapnya.

Meski demikian, Qodari pun menyadari bahwa saat ini pasangan Asyik dan Hasanah memang sudah kalah start daripada kedua pasangan yang masih di atas. Di sisi lain, baik pasangan Rindu ataupun duo DM telah mulai pergerakan politiknya dari beberapa tahun lalu.

"Kalau lomba naik gunung yang lain udah lari, yang lain baru belakangan," pungkasnya.

Sebagai informasi, survei Indo Barometer dilakukan pada 20-26 Maret 2018 dengan metode multistage random sampling dan telah melibatkan 1.200 responden. Adapun survei ini memiliki margin of error sebesar kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(ce1/aim/JPC)

Alur Cerita Berita

Cawagub Jabar Ahmad Syaikhu Berduka 20/04/2018, 03:19 WIB
Kang Emil: Kalau Terlena Kita Kalah 20/04/2018, 03:19 WIB
Demokrat Usung Dede Yusuf?  20/04/2018, 03:19 WIB
Nasdem Siap Menangkan Ridwan Kamil  20/04/2018, 03:19 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up