alexametrics

Bawaslu Selidiki Video Edy Rahmayadi Marahi Petani Jadi Iklan Youtube

20 April 2018, 20:09:59 WIB

JawaPos.com – Dinamika pemilihan Gubernur Sumatera Utara semakin terus meningkat. Tak jarang, dalam dinamika itu juga terdapat wacana yang menyesatkan masyarakat.

Kali ini, jagat maya kembali dihebohkan dengan beredarnya video calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tengah memarahi petani asal Ramunia yang berunjuk rasa di Gedung DPRD Sumut April 2015 silam.

Saat itu, Edy masih menjabat sebagai Pangdam I Bukit Barisan. Unjuk rasa tersebut dilakukan para petani terkait konflik lahan. Video itu pun kini kembali merebak setelah sempat hilang dari peredaran. Namun, bukannya secara langsung. Video itu menjadi iklan di youtube.

Bawaslu Selidiki Video Edy Rahmayadi Marahi Petani Jadi Iklan Youtube
Screen Shoot potongan video iklan Edy Rahmayadi yang memarahi petani saat menjabat sebagai Pangdam I/Bukit Barisan. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

Video itu muncul ketika pengguna medsos membuka salah satu channel video. Saat dibuka, warganet kaget disuguhi video berdurasi 1 menit 35 detik itu. Bisa jadi ini dilakukan oleh oknum yang ingin membuat kampanye negatif soal Edy.

Penelusuran JawaPos.com, video itu diunggah oleh akun ‘Suara Medan’. Sejak dipublikasi pada Kamis (12/4), video itu sudah ditonton 200 ribu pengguna. Padahal, akun itu hanya diikuti oleh 40 subscriber.

Jika pengguna mengklik video iklan itu, maka langsung akan mengarah ke laman www.satusumut.com. Dalam laman itu, berita soal video itu juga sudah dipublikasi.

Yang lebih menyita perhatian adalah, dalam akun youtube Suara Medan, deskripsi video berisi hasutan untuk jangan memilih Edy sebagai Gubernur.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumut Syafrida R Rasahan mengaku, baru mengetahui video itu dari rekan-rekan media yang mengabarinya. Mereka akan menindaklanjuti video itu dengan menjadikannya sebagai temuan dugaan pelanggaran pemilihan.

“Kami baru tau adanya iklan di media sosial terkait pemberitaan salah satu calon gubernur pada pasangan calon yang saat itu menjabat Pangdam I/BB. Bawaslu akan menjadikannya temuan, akan diproses apakah perupakan pelanggaran pemilihan dalam kategori kampanye hitam atau apakan ini murni tindak pidana pelanggaran UU ITE,” kata Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan, Jumat (20/4).

Dia menjelaskan, kajian video akan melibatkan banyak hal. Karena dia menduga, media yang menyangkan berita itu terindikasi sebagai perusahaan yang memang mengkomersilkan diri untuk kepentingan finansial.

“Harus dikaji dulu, apakah ini bersinggungan dengan pelanggaran yang dilakukan orang yang memasang iklan. Dan bagaimana pula youtube dalam menerima iklan itu sendiri, karena ini kontennya politik negatif,” katanya.

Langkah cepat yang akan dilakukan oleh Bawaslu Sumut yakni, akan meminta agar tayangan video tersebut dihentikan. Hal ini mengingat masa kampanye sedang berlangsung. Sehingga video ini dapat mengakibatkan gangguan keamanan atau kekacauan dalam pelaksanaan kampanye.

“Ya bisa saja nanti kita segera minta (penghentian tayangan), karena ini bisa mengakibatkan gangguan keamanan dan kekacauan dalam pelaksanaan kampanye yang saat ini sedang berlangsung,” pungkasnya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Bawaslu Selidiki Video Edy Rahmayadi Marahi Petani Jadi Iklan Youtube