JawaPos Radar

Jika JR Ditolak, Gerindra Janji Bakal Cabut Taufik Jadi Caleg

19/07/2018, 14:48 WIB | Editor: Kuswandi
Taufik
Ketua DPD Gerindra DKI M Yaufik (berdiri baju kemeja biru). (Ridwan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Partai Gerindra kembali memajukkan Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra Muhammad Taufik pada pemilu 2019 mendatang. Padahal, pencalonan Taufik terkendala dengan peraturan KPU lantaran kadernya itu pernah menjadi narapidana korupsi.

Menanggapi majunya Taufik kembali, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco mengatakan, pihaknya membenarkan bahwa Taufik tetap dimajukan sebagai caleg partainya. Keputusan itu pun menyusul sedang digulirkannya uji materi terhadap PKPU mengenai larangan eks napi korupsi sebagai caleg di Mahkamah Agung (MA).

"Karena sambil menunggu proses judicial review di Mahkamah Agung," kata Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (19/7).

Menurut Dasco, pihaknya pun mengaku telah melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pronvinsi Jakarta maupun tingkat pusat. Hasilnya, mereka tetap menyarankan Taufik untuk tetap didaftarkan terlebih dahulu.

Namun, kata Dasco, jika nantinya gugatan uji materi PKPU ditolak, maka pihaknya mengaku akan menghormati keputusan tersebut.

"Kita pesankan kepada kawan-kawan di DPD Gerindra DKI kita akan ikut aturan yang ada ketika kemudian berlaku larangan ya kita akan ikut sesuai aturan, kita akan cabut," ungkapnya.

Sementara itu, pihaknya memastikan kasus mantan narapidana korupsi maju sebagai caleg tak ada di tingkat DPR RI. "Kalau di DPR RI enggak ada sama sekali," pungkasnya.

Sebagai informasi, Taufik merupakan mantan terpidana korupsi dalam kasus pengadaan barang dan alat peraga Pemilu pada 2004 silam. Saat itu Taufik menjabat sebagai Ketua KPU DKI Jakarta.

Akibat prakter haramnya itu, Taufik telah menjalankan hukuman selama 18 bulan penjara lantaran telah merugikan uang negara sebesar Rp 488 juta.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up