alexametrics

TPS Habib Rizieq Sempat Bersitegang, Nih Gara-garanya

19 April 2017, 13:19:16 WIB

JawaPos.com – Adu mulut sempat berlangsung di tempat pemungutan suara 17 di Jalan Petamburan IV, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di situ adalah tempat Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihan mencoblos.

Selisih paham ini bermula ketika saksi dari pasangan calon nomor urut tiga, Anies-Sandi, memprotes Petugas Kelompok Pemilihan Suara (KPPS) 17 yang membolehkan pemilih bernama Berliana Sitorus yang mendapatkan surat suara.

Saksi Anies-Sandi menilai KTP yang dibawa warga pemilih itu sudah dua tahun melewati batas perpanjangan. Meski begitu, di dalam daftar pemilih tetap, nama Berliana tercatat.

Tim Anies-Sandi juga mempermasalahkan KTP yang dibawa Berliana bukan elektronik. Sehingga hak untuk memilih kemudian diragukan.  Petugas KPPS punya pandangan lain. Mereka berkeyakinan siapapun yang nama pemilih yang tercantum dalam DPT berhak melakukan pencoblosan.

Suasana semakin ricuh saat sejumlah warga yang mengaku dari RW 04 Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat itu kemudian ikut melakuan protes serupa. Sejumlah warga lantas mengusir kehadiran pemilih yang hanya berbekal KTP tersebut. “Berapa anda dibayar, bilang saja? Enak saja bisa leluasa milih ke TPS. Pulang sana,” tegas salah seorang warga.

Ketua Panitia Pemilihan Suara (PPS) Petamburan Wiwin yang berada di TPS 17 lantas mencoba menengahi. Warga yang protes tetap ingin mengusir pemilih yang membawa KTP tersebut.

Dia menilai, semestinya warga tersebut diperbolehkan untuk memilih.  “Kalau nama pemilih sudah ada di DPT, maka dia berhak untuk melakukan pencoblosan. Soal KTP kadaluarsa itu berurusan dengan kelurahan,” ujar Wiwin

Upaya menengahi warga pemilih yang dilakukan oleh Wiwin sebagai perwakilan KPU akhirnya gagal. Wiwin akhirnya pergi untuk menghindari kemarahan warga. (elf/JPG)

Editor : Fadhil Al Birra


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
TPS Habib Rizieq Sempat Bersitegang, Nih Gara-garanya