alexametrics

Ahok Langsung Dihubungi Pihak Lawan, Tapi Bukan Anies

19 April 2017, 21:44:01 WIB

JawaPos.com – Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku, sudah dihubungi salah satu kerabat rivalnya, Anies Baswedan. Sebelumnya, Ahok telah mencoba menghubungi Anis namun belum mendapatkan respon.

Dikatakannya, saat melihat hasil hitung cepat yang menunjukkan keunggulan Anies, dia berinisiatif menghubunginya.

“Saya udah coba telpon tapi belum aktif, saya WA juga belum dibaca. Tapi melalui konpres ini beliau sudah bisa dengar lah, keluarganya juga semua saya kira,” katanya di Kantor DPP NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (19/4).

Kemudian, salah satu politikus Partai NasDem menyodorkan smartphone-nya kepada mantan Bupati Belitung itu. Ahok langsung terhubung dengan orang dekat Anies, Erwin Aksa‎ membicarakan terkait pertemuan kedua calon gubernur tersebut.

Adapun, Kamis (20/4) besok, dirinya memiliki agenda untuk menjalani sidang ke-19 terkait kasus dugaan penodaan agama. Sehingga, dia menawarkan agar Anies datang ke Balai Kota DKI Jakarta untuk menemui warga.

“Besok aku jam 9 sidang, enggak keburu kali ya. Atau setengah 8 juga boleh ya. Tapi kan banyak masyarakat juga, atau setengah 8 boleh si kalau mau ikut, oke lah. Makasih ya,” tutur Ahok saat berdialog dengan Erwin Aksa.

Suami Veronica Tan itu mengungkapkan, dalam percakapan tersebut Erwin sempat menawarkan pertemuan dengan Anies malam ini. Karena memiliki agenda yang padat, dia‎ meminta agar pertemuan tersebut tidak dilakukan hari ini.

“Malam ini Anies mau ke rumah, saya bilang saya hari ini lagi keliling ke ketum partai. Takutnya nanti enggak tahu kelar jam berapa. Terus saya nawarin kalau gak besok pagi kan kita terima mau setengah 8. Jadi pak Anies juga ikut. Supaya bisa lihat bagaimana ketemu orang,” ungkapnya.

Ahok juga tidak mengetahui mengapa bukan Anies sendiri yang menghubunginya. “Mungkin lagi sibuk,” tutupnya. (uya/JPG)

Editor : Yusuf Asyari


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Ahok Langsung Dihubungi Pihak Lawan, Tapi Bukan Anies