alexametrics

Gakkumdu Berlomba dengan Waktu Tangani Kasus JR Saragih

19 Maret 2018, 18:17:42 WIB

JawaPos.com – Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) tengah diburu waktu menuntaskan kasus Jopinus Ramli (JR) Saragih. Adapun pria yang sebelumnya mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) itu diduga menggunakan dokumen palsu saat mendaftarkan diri pada Pimilihan Gubernur Sumut 2018.

Kabid Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, Gakkumdu harus memproses kasus ini dalam waktu 14 hari. “Sejak dilaporkan harus diproses langsung,” ujarnya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/3).

Jika tidak lanjutnya, kasus ini akan gugur dan JR Saragih tidak bisa lagi ikut Pilkada Sumut 2018. “Makanya harus cepat, kalau nggak nanti kadaluwarsa. Nggak bisa ikut lagi pemilu, sudah digugurkan,” jelas Setyo.

Sejatinya, kasus yang berkaitan dengan pemilu ini menurut dia tidak terlalu sulit untuk menyelesaikannya. “Kasus Pemilu simpel tapi kita dikejar waktu,” pungkas Setyo.

Sekadar informasi, JR Saragih hari ini, Snin (19/3) memenuhi panggilan Sentra Gakkumdu di Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara (Sumut), Kota Medan. Ini adalah pemeriksaan pertama sejak JR Saragih ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis lalu.

JR sebelumnya dilaporkan oleh seseorang bernama Nurmahadi Darmawan (43), warga Jalan Raharja, Kecamatan Medan Selayang ke Bawaslu karena diduga memalsukan dokumen.

Kemudian, oleh Bawaslu Sumut laporan tersebut diteruskan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Sumut. Laporan terhadap dokumen JR Saragih itu tercatat dalam nomor 05/LP/PG/Prov/02.00/III/2018 tanggal 2 Maret 2018.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (dna/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Gakkumdu Berlomba dengan Waktu Tangani Kasus JR Saragih