alexametrics

Diperiksa Gakkumdu, JR Dikawal dengan Ketat Hingga ke Toliet

19 Maret 2018, 19:31:51 WIB

JawaPos.com – Pengawalan di seputar kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara (Sumut) diperketat Senin (19/3). Hal itu dilakukan karena adanya pemeriksaan terhadap Bakal Calon Gubernur Sumut JR Saragih.

Usai diperiksa, petugas Kepolisian dengan sigap menyusun pagar betis untuk mengawal Ketua DPD Partai Demokrat Sumut JR Saragih saat keluar dari ruangan Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

JR yang terlihat keluar sempat melemparkan senyum ke arah awak media yang telah menunggunya. Kemudian dirinya bergegas melangkah menuju ke toilet di samping ruang pemeriksaan. Selesai ke toilet dia kembali masuk ke ruangan.

Diperiksa Gakkumdu, JR Dikawal dengan Ketat Hingga ke Toliet
JR Aaragih sesaat setelah keluar usai pemeriksaan di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sumut, Senin (19/3). (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

Awak media sempat menyangka, JR akan pergi. Karena, petugas keamanan langsung melakukan pengawalan. Dalam pengawalan yang dilakukan, terlihat beberapa personel Kepolisian yang siaga dengan membawa senapan agas air mata.

JR Saragih diperiksa Gekkumdu sejak pukul 09.30 WIB. Pemeriksaan terhadap JR Saragih berlangsung cukup lama. Hingga pukul 16.24 WIB JR Saragih tak kunjung keluar.

Setelah pemeriksaan selesai JR pun kembali keluar. Dia pun kembali mendapatkan pengawalan ketat. JR bungkam saat awak mendia mencecarnya dengan berbagai pertanyaan.

JR tetap berjalan kearah luar Kantor Bawaslu. Pendukungnya mengarahkan agar JR Saragih naik ke podium. Di podium tersebut JR Saragih sempat mengucapkan beberapa hal yang ditujukan untuk para pendukung yang terus mengelu-elukan namanya.

“Saya mengajak seluruh relawan saya untuk balik ke tempat masing-masing, agar Sumatera Utara ini tetap kondusif,” katanya.

Ia pun mengucapkan terimakasih kepada para pendukung dan relawannya.
Usai menyapa para pendukung JR Saragih langsung meninggalkan lokasi. Para relawan pun langsung membubarkan diri dengan tertib.

Pemeriksaan ini merupakan yang pertama kalinya setelah JR Saragih ditetapkan menjadi tersangka Kamis pekan lalu. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Andi Rian mengatakan, JR Saragih disangkakan dugaan kasus pemalsuan dokumen. Tepatnya pemalsuan tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Jakarta Sopan Adrianto.

Tim forensik, sudah diturunkan untuk meneliti specimen tanda tangan asli Sopan Andrianto dengan yang tertera di fotokopi legalisir ijazah. Bahkan Bawaslu Sumut menyatakan akan ada tersangka dalam kasus tersebut.

Dalam 14 hari kedepan, penyidik akan melakukan pemeriksaan. Jika dinyatakan lengkap, kasus tersebut akan dilimpahkan ke pengadilan.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Diperiksa Gakkumdu, JR Dikawal dengan Ketat Hingga ke Toliet