alexametrics

Catatan IDI soal Meninggalnya Ratusan Petugas KPPS

18 Mei 2019, 18:35:33 WIB

JawaPos.com – Meninggalnya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPP) menjadi perhatian banyak pihak, tak terkecuali Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Menurut Dewan Pakar Pengurus IDI M Naser, penting menjadi perhatian pemerintah dan penyelenggara pemilu ke depan yakni riwayat penyakit petugas KPPS.

“Jangan kita membicarakan yang meninggal saja, tapi bagaimana yang sakit ini harusnya dikelola dengan baik,” ujar Naser dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (18/5).

Naser menyarankan, pemeriksaan calon petugas KPPS dilakukan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara. Sehingga penyelenggara pemilu mengetahui dengan betul kondisi kesehatan dari petugas KPPS.

“Itu jadi catatan penting untuk meminta seluruh anggota kami tidak boleh lagi ada pemeriksaan-pemeriksaan yang performance seperti itu yang hanya menensi saja,” katanya.

Di sisi lain, Naser berpesan agar tidak ada calon atau petugas KPPS yang meminum minuman penambah stamina. Suplemen semacam ini, katanya, sangat berbahaya bagi kesehatan.

Adapun cara terbaik mengatasi kelelahan hanyalah istirahat. “Minuman yang diduga dipakai jadi dopping, banyak sekali petugas didampingi minuman yang belum tentu itu sehat,” katanya mengingatkan.

Sekadar informasi, dari‎ data terakhir terdapat 11.239 petugas KPPS yang jatuh sakit. Sementara 527 jiwa meninggal dunia.

Banyaknya korban, terjadi karena petugas KPPS mengalami kelelahan. Sehingga penyakit-penyakit yang dideritanya kambuh, seperti penyakit jantung dan hipertensi.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads