alexametrics

Pesan Presiden, Warga DKI Jakarta Harus Memilih dengan Bebas

18 April 2017, 13:02:10 WIB

JawaPos.com – Pada proses pelaksanaan Pilkada serentak 2017, Menkopolhukam Wiranto mengungkapkan kebanggannya, karena proses pesta demokrasi itu mendapat apresiasi dari masyarakat dalam dan luar negeri.

Khusus untuk Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, mantan Panglima ABRI menyampaikan pesan presiden, bahwa warga Ibu Kota harus memilih dengan bebas. Siapa yang akan diberikan amanah untuk memimpin Jakarta selama lima tahun ke depan. Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat ataukah Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

“Kami mendapatkan apresiasi dari banyak kalangan baik dalam negeri maupun luar negeri. Dan tentu kami sangat berterima kasih pada masyarakat pada paslon pada pendukungnya dan juga pada aparat keamanan dan penyelenggara pemilu yang telah sama-sama melakukan satu kegiatan yang sangat bermartabat dan sangat demokratis sehingga pilkada itu berjalan dengan baik,” kata dia di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/4).

Sementara untuk putaran kedua Pilkada DKI Jakarta yang akan dihelat besok, Rabu (19/4), kata Wiranto, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil dirinya bersama Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

“Saat kami menghadapi presiden RI, beliau jelas sampaikan pesan bahwa biarkanlah masyarakat DKI melaksanakan hak pilihnya dengan baik dengan aman dengan sebebasnya dan tak ada intimidasi dan ancaman dari pihak manapun,” katamya.

Menurut mantan Ketum Partai Hanura ini, dari petunjuk tersebut aparat keamanan harus melakukan langkah pengamanan yang lebih optimal. “Saat ini kami adakan apel di Ancol dari seluruh aparat keamanan yang ingin membantu menjaga mengwal agar pilkada putaran dua ini dapat terlaksanan dengan baik,” tambah dia.

Maka dari itu, Pilkada sebagai pesta harus dilaksanakan dengan suka cita, tak ada ancaman, tak ada intimidasi dan dilaksanakan dengan baik. “Aparat sudah diberikan intruksi untuk menindak tegas secara hukum siapapun tang coba ingin ganggu, memberikan ancaman melakukan intimidasi atau arahkan massa hanya untuk membuat suasana yang sangat demokratis ini menjadi terganggu,” tukas dia. (elf/JPG)

Editor : Ilham Safutra


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Pesan Presiden, Warga DKI Jakarta Harus Memilih dengan Bebas